Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 7 min read

Menurut sebuah temuan studi baru-baru ini 97% token yang diperdagangkan di DEX Uniswap terbukti rug pull.
Dalam laporan makalah yang ditulis oleh Bruno Mazorra, Victor Adan, dan Vanesa Daza, dan berjudul “Do Not Rug On Me: Zero-Dimensional Scam Detection” menunjukkan bahwa kerentanan platform Uniswap dan minimnya regulasi, memudahkan para penipu untuk membuat daftar token terlihat bagus namun sebaliknya untuk mengelabui para investor baru.
“Jika token kehilangan semua likuiditasnya atau harganya turun ke nol dan level ini tidak pernah pulih, maka kemungkinan penurunan itu ada potensi kejahatan di dalamnya,” dalam keterangan laporan, Rabu (02/11/2022).
Laporan tersebut yang ditulis pada Januari 2022 itu berisikan semua kumpulan data Uniswap hingga 3 september 2021 dengan memeriksa 27.588 token.
Di dalamnya 631 token dinyatakan tidak berbahaya, dan 26.957 dianggap diklaim sebagai rug pull, dilansir dari Beincrypto.
Terungkap dalam analisis bahwa berbagai teknik digunakan untuk mengelabui investor baru agar membeli token baru yang dibuat oleh scammer.
Selain itu, peneliti juga melakukan perbandingan dari kedua macam token, yaitu token berbahaya dan tidak berbahaya secara manual untuk menemukan mana token asli yang berbahaya diperdagangkan di UniswapV2, seperti yang ditunjukkan bagan di bawah ini:

Meskipun klasifikasi ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang token, namun tetap harus tergantung pada variabel yang tidak dapat diamati, seperti intensionalitas dan keuntungan.
Baca Juga: Apa itu Rug Pull dan Cara Menghindarinya
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.