Tingkat Kesulitan Bitcoin Mining Turun 7%

Felita Setiawan

5th May, 2021

Mining Bitcoin saat ini menjadi semakin sulit, akibat dari jatuhnya harga pasar dan kalahnya harga pasar yang masih terus berlanjut sampai saat ini. Namun dalam 24jam terakhir kemarin, tingkat kesulitan itu turun sekitar 7%. Meskipun sempat pulih, yang membuat harga bitcoin mencapai diatas $ 4.000. Namun masih banyak miners kesulitan untuk tetap untung atau setimpal dengan apa yang mereka keluarkan. CCN melaporkan pada bulan November kemarin bahwa setiap miners cryptocurrency di China membuang rig mining mereka atau bahkan memintanya kembali untuk menggunakannya kembali untuk rendering video dan komputasi awan dan bukan untuk bitcoin lagi. Baru-baru ini, CCN juga memberitakan bahwa beberapa operasional mining cryptocurrency di Eropa dan Asia sedang ditutup karena Bear Market, termasuk Bladetech, sebuah startup yang akan menjadi fasilitas mining kripto terbesar di Inggris.

Kesulitan Penyesuaian dan Implikasi

Mengingat Bitcoin blockchain telah mengurangi hash rate yang disebabkan oleh penarikan miners, yaitu jaringan yang dirancang untuk secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan untuk menghindari situasi di mana ada jaminan simpanan transaksi besar dan biaya konfirmasi tinggi. Penurunan sebesar 7 persen dalam kesulitan ini, kemungkinan akan menjadi awal dari pola penyesuaian yang sama seperti bitcoin saat ada di bawah $6.000 semakin menjadi kenyataan.

Seperti yang ditunjukkan pada grafik di atas, kesulitan Bitcoin turun dari sekitar 5.8TH / detik menjadi sekitar 5TH / detik pada 19 Desember. Sebaliknya, Bitcoin Cash dan Bitcoin SV tetap stabil pada sekitar 1TH / detik.

Baca Juga: Regulasi Aset Kripto di Indonesia

Implikasinya adalah bahwa sementara minat dalam mining bitcoin menurun, ini tidak berdampak positif pada minat dalam mining Bitcoin Cash dan Bitcoin SV. Dengan kata lain, para miners yang meninggalkan bitcoin tidak hanya beralih ke cryptocurrency lain, akan tetapi benar-benar keluar dari lingkup mining cryptocurrency.

Namun hal yang seharusnya menjadi concern adalah sebenarnya terletak pada kenyataan bahwa situasi yang ada dapat dengan sendirinya menjadi penghalang untuk adopsi cryptocurrency dalam jangka panjang, jika harga tetap rendah. Pasar cryptocurrency yang lebih luas memiliki sejarah yang terdokumentasi dengan baik dalam melacak pergerakan bitcoin secara detail, yang berarti bahwa pengurangan minat terhadap mining bitcoin. Yang pada akhirnya akan membuat crytocurreny menjadi meredup.

Pada saat sekarang ini juga sebetulnya, masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa hal tersebut akan terjadi kemudian hari nanti, namun tetap harus waspada dan tetap tenang. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa pergerakan harga naik yang signifikan dapat mengubah situasi hanya hampir dalam semalam saja.

.

Felita Setiawan

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.