Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Terungkap, Dompet Digital Bank Sentral Tiongkok Segera Rilis?

Wafa Hasnaghina     Thursday, April 16 2020

Beberapa hari lalu muncul sebuah screenshot yang menunjukkan aplikasi dompet digital yang digunakan untuk melakukan pengujian ulang atau retest mata uang digital Bank Sentral China (CBDC). Dompet tersebut mengacu pada dompet miliki Agricultural Bank of China (ABC), salah satu dari empat bank besar di China, yang diketahui terlibat dalam percobaan Yuan Digital atau yang dikenal sebagai DCEP (Digital Currency/Electronic Payment).

Muncul juga, tautan yang mengarah pada situs abchina.com, tetapi situs tersebut kemudian hilang dan tidak dapat diakses sama sekali. Di dalam situs tersebut melampirkan alamat situs WeBank, yang merupakan saudara dari WeChat Pay, yang membuat spekulasi bahwa WeBank ikut berpartisipasi dalam pengujian tersebut.

Baca juga: Bank Sentral China Hampir Siap Luncurkan Digital Yuan

Menurut beberapa laporan, aplikasi ini hanya akan dapat diakses oleh pelanggan dengan daftar eksklusif di empat wilayah Shenzhen, Xiong’an, Chengdu and Suzhou. 

Fasilitas yang Ditawarkan

Fitur-fitur pembayaran dalam aplikasi tersebut terlihat mencakup kemampuan dalam melakukan pembayaran ritel dengan memindai sebuah barcode, mengirim uang, membuat pembayaran, dan termasuk layanan pembayaran P2P.

Dalam mengelola dompet digital tersebut, pengguna dapat mengelola dana, menautkan dompet tersebut pada akun lain, dan meninjau semua transaksi.

Sudah empat bulan sejak berita mengenai dompet digital CDBC tersebut pertama kali muncul dan tak lama setelahnya terdapat berita mengenai “pengujian internal”. Ketika berita itu diluncurkan, terdapat pernyataan mengenai persidangan yang akan melibatkan empat bank besar negara, tiga perusahaan telekomunikasi dan Huawei. 

Terselip harapan bahwa WeChat Pay milik Tencent ini akan ikut berpartisipasi sebagai salah satu penyedia dompet digital yang dominan dan memiliki unit mata uang digital.

Dua bulan lalu, terdapat laporan lain menguraikan 22 perusahaan yang terlibat dalam proyek ini, termasuk delapan yang disebutkan di atas dan Tencent. Namun, daftar tersebut tidak termasuk AliPay, perusahaan pembayaran digital terbesar di Tiongkok saat ini. Padahal AliPay memiliki banyak paten berkaitan dengan mata uang digital pada bank sentral.

Akan Segera Rilis?

Baru-baru ini, muncul berita yang mengatakan bahwa pengujian mata uang digital ini sudah selesai dan tinggal menunggu perubahan pada undang-undang untuk mata uang digital ini agar dapat terus maju.

Sementara itu, pada minggu lalu, Yao Qian, seorang Direktur di Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC), menuliskan sebuah artikel terkait masalah tersebut dan memberikan pernyataan mengenai alasannya bahwa pada tingkat ritel, harus ada kompetisi dalam distribusi mata uang digital ini, dan blockchain dapat digunakan dalam area tersebut.

Pada negara-negara lain, eksplorasi terkait mata uang digital pada bank sentral juga terus dilanjutkan, meski krisis pandemi Covid-19 ini.

Sumber