Berita Bitcoin · 5 min read

Ekonomi Cashless di Cina, Mendorong Penerapan Bitcoin dan Cryptocurrency

Selasa, 19 November 2019
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Negara dengan jumlah penduduk paling besar di dunia ini makin maju dengan menunjukan perkembangan ekonomi tanpa uang tunai sepenuhnya. Ini bisa jadi salah satu tanda positif bagi penerapan bitcoin dan cryptocurrency di Cina.

Seperti yang dilaporkan oleh BeIncrypto sebelumnya, negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia ini begitu merangkul teknologi yang muncul demi modernisasi saingan geopolitiknya. Teknologi yang maju juga merupakan upaya Cina untuk memperbaiki institusi.

Baca Juga : Bitcoin Resmi Legal Di Cina Sekarang!

Percepatan Pembayaran Tanpa Uang Tunai di China

Ekonomi Tiongkok beberapa tahun terakhir telah mempercepat fokusnya pada model pembayaran tanpa uang tunai. Didukung oleh Alipay, Weibo dan lainnya, hampir semua hal di Cina bisa dibayar melalui ponsel.

Dilaporkan Bloomberg, peningkatan besar terjadi antara 2015 dan 2016. Nilai transaksi pembayaran tanpa uang tunai di Cina melonjak hingga 382 persen. Makanya, pembayaran tanpa uang tunai telah menjadi sebuah norma baru di negara ini.

Dampak Kemajuan Ekonomi Cashless Pada Bitcoin Dan Cryptocurrency Di Cina

Tanpa cryptocurrency saja Cina sudah berhasil menjadikan pembayaran tanpa uang tunai semakin maju, ini akan memperbesar peluang bagi cryptocurrency dimasukkan ke dalam sistem pembayaran yang telah ada.  

Inilah sebabnya jumlah perusahaan teknologi di Cina terus bertambah untuk berinvestasi dalam blockchain, seperti Alibaba. Hingga kini dua pertiga dari semua paten berbasis blockchain berasal dari Negara Tirai Bambu ini.

Di negara lain cryptocurrency masih sulit diadopsi dalam kegiatan sehari-hari, namun di Cina berbeda. Negara ini memiliki infrastuktur fintech yang sudah cukup matang sehingga cryptocurrency bisa dengan efektif dijalankan dan mudah diadopsi ke dalam sistem.

Meski Presiden Xi  Jin Ping dan Pemerintah Cina skeptis dengan cryptocurrency dan hanya fokus pada teknologi blockchain. Mereka akan segera dipaksa untuk menyadari bahwa blockchain tanpa cryptocurrency kurang tepat. 

Menarik, untuk menunggu perkembangan negara yang kini jadi salah satu kekuatan ekonomi dunia ini untuk menerapkan blockchain dan cryptocurrency diberbagai model pembayaran dan akitiftas sehari-hari.

Sumber

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.