StraitsX, Penerbit XSGD dan XIDR Didukung Blockchain Polygon

Anisa Giovanny

22nd September, 2022

StraitsX, infrastruktur pembayaran aset digital yang berbasis di Asia Tenggara, mengumumkan StraitsX Singapore Dollar (XSGD) dan StraitsX Indonesian Rupiah (XIDR) telah didukung blockchain Polygon. Sebelumnya StraitsX telah didukung oleh  Ethereum dan Ziliqa.

StraitsX adalah pelopor infrastruktur pembayaran untuk lingkup aset digital di Asia Tenggara dan merupakan Lembaga Pembayaran Utama yang memiliki lisensi dari Monetary Authority of Singapore.

Sejak peluncurannya pada Oktober 2020, XSGD telah diadopsi dengan cepat, melampaui lebih dari 4.8 miliar XSGD dalam transaksi on-chain, yang membuat XSGD menjadi salah satu stablecoin non-USD terbesar saat ini berdasarkan kapitalisasi pasar.

Penggunaan XIDR, yang diperkenalkan pada November 2021, juga telah meningkat secara signifikan, menyusul XSGD sebagai salah satu stablecoin terbesar di Asia Tenggara.

Kini pengguna dapat memanfaatkan platform StraitsX untuk mengirim dan menerima XSGD dan XIDR pada jaringan Polygon.

“Kami sangat senang bisa memperkenalkan stablecoins StraitsX ke dalam ekosistem Polygon yang kaya, sehingga memungkinkan pengguna kami untuk menikmati penyelesaian transaksi yang lebih cepat dan pengurangan gas costs secara signifikan,” ujar Aymeric Salley, Head of StraitsX.

“Stablecoin dari StraitsX merupakan salah satu jenis stablecoin yang paling sering digunakan dalam lingkup mata uang kripto, khususnya di luar Amerika Serikat. Kami sangat senang menyambut StraitsX ke dalam ekosistem Polygon dan mewujudkan kegunaan yang sangat luas dari stablecoin mereka – khususnya terkait dengan ekosistem DeFi Polygon yang terus berkembang,” kata Hamzah Khan, Head of DeFi and Labs at Polygon

“Kami berharap dapat terus menyediakan infrastruktur yang memungkinkan proyek ini untuk berkembang di bulan-bulan dan tahun-tahun ke depan,” lanjut Hamzah.

Baca juga: StraitsX Luncurkan Stablecoin XIDR dan Akun Bisnis

Transaksi Lebih Cepat dengan Polygon

XSGD & XIDR (Polygon) dapat melakukan transaksi dengan cepat dan efisien. Transaksi pada jaringan Polygon jauh lebih hemat biaya pada jaringan Ethereum.

Hal ini disebut juga dengan solusi ‘layer 2 scaling’, di mana Polygon dirancang untuk mampu menjalankan decentralized applications (dApps) yang dikembangkan untuk Ethereum.

Dengan sistem tersebut, developer dapat menjalankan dApps mereka dengan lebih cepat, dengan infrastruktur yang lebih efisien dan akselerasi akses terhadap Web3, decentralized finance (DeFi) dan pasar NFT.

Baca juga: Yuk! Mengenal Apa itu NFT

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency