Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Startup Crypto yang Didukung Google Perluas Jaringan IoT ke Eropa

Wafa Hasnaghina     Saturday, June 20 2020

Helium, jaringan Internet of Things atau IoT yang digerakkan oleh jaringan yang didirikan oleh pencipta Napster Shawn Fanning secara resmi berekspansi ke Eropa dengan mengirimkan hotspot ke wilayah tersebut mulai Juli nanti.

Pelanggan Eropa sekarang dapat membeli hotspot seharga € 450 dalam membantu memperluas jaringan sambil juga mendapatkan cryptocurrency Helium (HNT) saat penggunaan tersebut. Setiap hotspot melayani hingga radius 10 mil atau sekitar 16 km melalui teknologi LongFi yang akan memungkinkan perangkat Internet of Things yang kompatibel dari segala jenis untuk terhubung ke Internet.

Idenya adalah untuk menciptakan jaringan berdaya rendah dan luas, yang sebelumnya sudah aktif di lebih dari 1.000 kota AS, tanpa perlu perusahaan atau entitas lain untuk mempertahankannya. Alih-alih seperti julukannya “jaringan masyarakat”, jaringan ini nantinya akan dimiliki oleh penggunanya, yang diberi insentif untuk membeli dan mengoperasikan spots Helium melalui cryptocurrency. Helium sejauh ini telah mengucurkan lebih dari $ 50 juta total investasi melalui perusahaan termasuk Multicoin Capital, Union Square, dan lengan investasi Alphabet GV (sebelumnya dikenal sebagai Google Ventures).

Baca juga: Helium Akan Rilis IoT Hotspot

Helium Perluas Jaringan IoT ke Eropa

Bersamaan dengan ekspansinya di Eropa, perusahaan ini juga mengumumkan peluncuran Helium Tabs, pelacak kecil yang dapat ditempelkan pada sebuah item yang dapat melacak keberadaan item tersebut jika jika hilang.

Berkat jaringan Helium ini, Tab menawarkan konektivitas jarak jauh lebih daripada Wi-Fi biasa dan pelacak Bluetooth yang ada. Sementara itu, operator hotspot nantinya akan mendapatkan token HNT setiap kali Helium Tab terhubung. Pemilik hotspot yang ada di AS dan Kanada juga akan dapat memesan hingga 10 Tab, yang mulai dikirimkan pada musim panas tahun ini dengan harga $ 49 masing-masing itemnya.

“Kami bersemangat dalam meluncurkan Helium Tab, hal ini mengingat kami melihat pertumbuhan luar biasa dari The People’s Network di seluruh Amerika Utara,” ujar CEO dan pendiri Helium Amir Haleem.

“Kami tidak dapat mencapai apa yang telah kami lakukan, dalam waktu yang singkat, tanpa dukungan dari mitra kami dan komunitas kami yang luar biasa. Kami berharap dapat meluncurkan The People’s Network di Eropa dan akhirnya membawa Helium Tabs dan perangkat IoT pihak ketiga lainnya kepada konsumen di sana,” kata Haleem.

Keberhasilan Jaringan IoT di Amerika

Helium telah berkembang pesat sejak meluncurkan jaringan uji pertamanya di Austin, Texas pada Agustus lalu. Menurut catatan perusahaan, layanan Helium sekarang ada di lebih dari 1.000 kota di AS dan meliputi lebih dari 700.000 mil persegi. Setelah digunakan, hotspot secara otomatis akan berkomunikasi satu sama lain dan memperluas jangkauan keseluruhan jaringan.

Perusahaan seperti Nestle, Agulus, dan Conserv menggunakan teknologi Helium untuk memantau perangkat yang terhubung seperti lemari pendingin kantor, kerah pintar untuk anjing, dan peralatan pertanian.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini