Berita

Standar Crypto Internasional: Akankah Ditetapkan oleh Komunitas atau Pemerintah?

single-image

Ada lebih dari 2.000 jenis crypto sekarang ini, masing-masing dengan karakteristik dan kegunaan yang unik juga berbeda. Disamping itu, ada banyak blok, platform, dan pertukaran yang berbeda-beda – yang semuanya memiliki kebutuhan dan daya saing sendiri. Di satu sisi, ini merupakan salah satu kekuatan pendorong utama di balik inovasi dalam lingkup crypto. Namun di sisi lain juga, karena kurangnya standar peraturan yang ada itu berarti bahwa upaya apapun yang dilakukan oleh kita yang memiliki crypto secara fisik agak sedikit meragukan.

Setahun belakangan ini, mulai terlihat desakan-desakan yang muncul dari beberapa komunitas seperti Global Digital Finance kepada pemerintah untuk menetapkan standar internasional yang kuat dan jelas untuk industri cryptocurrency. Dengan tujuan untuk membina standar universal tentang bagaimana platform crypto dijalankan, sama seperti kelompok-kelompok seperti Asosiasi Blockchain dan CryptoUK, yang sekarang kebanyakan berfokus pada standar di tingkat nasional. Disamping itu, muncul juga kekhawatiran bahwa peraturan yang akan ditetapkan pemerintah nantinya akan sangat ketat, dan juga akan menghambat inovasi crypto.

Global Digital Finance

Teana Baker-Taylor, direktur eksekutif Global Digital Finance (GDF), mengungkapkan bahwa “Untuk menunjukkan bahwa pemerintahan sendiri akan turut andil menunjukan usaha terbaiknya dalam  industri crypto, memberikan kepercayaan sangatlah penting. Karena sektor ini sudah sangat matang sejalan dengan perkembangan regulasi. ” katanya kepada Cointelegraph.

 “Dengan lebih dari 250 individu dan perusahaan, pembuat peraturan global dan pembuat kebijakan telah memperhatikan Kode GDF dan komitmen masyarakat, dan ini adalah awal yang penting. Bisa dimaklumi, bahwa banyak campur tangan dari para regulator, tetapi juga banyak dari kami yang ikut terlibat mendukung & mempertahankan dialog terbuka untuk memastikan mereka tidak menahan inovasi penting ini.”

Karena mengingat, sampai saat ini masih banyak pemerintah-pemerintah di dunia yang masih bingung dan khawatir juga bahkan dari mereka menolak untuk mengklasifikasikan cryptocurrency sebagai uang ataupun sebagai aset berharga.

Baca juga: Gambaran Umum Peraturan Cryptocurrency Asia

Goverments

Meskipun ada kemungkinan oposisi atau perlawanan dari pemerintah, kelompok-kelompok seperti GDF dapat muncul justru karena meningkatnya minat pemerintah dalam pengaturan kripto. Bagaimanapun, kemunculan mereka pada saat itu mengubah dunia crypto dengan memberikan kesempatan emas untuk terlibat dalam pembentukan kebijakan pemerintah.

Meski begitu, sementara ini bisa menjadi pertanda dorongan untuk standar antar pemerintah yang menentukan apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan oleh ICO, langkah-langkah semacam itu tetap berada pada tahap awal. Dan karena pemerintah bertindak lambat di sini, ini menyediakan ruang kosong untuk kelompok-kelompok seperti GDF – atau Blockchain yang baru dibentuk untuk asosiasi Eropa (yang mencakup Ripple dan Yayasan NEM sebagai anggota) – dapat secara menguntungkan memberikan manfaat dari industri kripto yang lebih luas.

Nationel Beginnings, International Endings

Dan sementara pemerintah dunia dan badan-badan pemerintahan perlahan-lahan membangun gagasan untuk mengatur cryptocurrency di tingkat global, industri crypto semakin menghasilkan melebarkan sayapnya.

Tampaknya dari sisi lain ada kemauan yang berkembang di antara perusahaan-perusahaan terkait kripto untuk saling bekerja sama dalam mengembangkan standar (internasional). Pada bulan Agustus kemarin, bursa Gemini, Bitstamp, Bittrex dan bitFlyer mengumumkan pembentukan Kelompok Kerja Asosiasi Komoditas Virtual. Dan seperti Global Digital Finance, tujuannya adalah untuk merancang standar industri global tentang bagaimana pertukaran crypto dijalankan dan mata uang kripto diperdagangkan.

Standards Equals Less Innovation?

Kita harus percaya bahwa cepat atau lambat, industri crypto akan mulai mengembangkan peraturan Standar Internasional mereka dalam skala besar. Tetapi pertanyaannya adalah: Apakah standar seperti itu akan membawa membuat publik percaya kepada industri crypto atau akankah mereka nantinya akan menghambat perkembangan crypto karena peraturan yang akan ditetapkan?

“Di banyak industri, peraturan dan standar dipandang sebagai hal yang menyesakkan. Namun, di aset crypto-market, ambiguitas peraturan dan hukum menimbulkan tantangan. Kejelasan seputar aturan akan memungkinkan para inovator untuk mengakses cara-cara baru untuk mengakses modal global dan mendukung model bisnis baru yang muncul dengan kepercayaan diri yang lebih besar.” Ungkap Teana Baker-Taylor, direktur eksekutif Global Digital Finance.

Akan tetapi, begitu standar internasional diterapkan dan diakui, sangat mungkin bahwa perusahaan yang mengamati mereka akan memiliki kesempatan yang jauh lebih baik untuk bekerja sama dengan mempengaruhi regulator – sesuatu yang pada akhirnya akan menempatkan mereka pada keunggulan kompetitif. Dan seperti yang disimpulkan Teana Baker-Taylor, ada minat yang sangat kuat di antara perusahaan-perusahaan terkait kripto untuk mendorong dan mengikuti standar universal yang kuat.

You may also like