Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Siapa Pemilik Domain ‘CryptoForHealth’ Di Balik Serangan Twitter?

Wafa Hasnaghina     Thursday, July 16 2020

Para pencari kebenaran dari internet atau yang sering disebut sleuth berkumpul untuk menginvestigasi lebih lanjut situs web ‘CryptoForHealth (dot) com’ yang dikaitkan dengan peretasan akun Twitter secara terkoordinasi pada 15 Juli lalu.

Serangan tersebut berupaya menyebarkan upaya penipuan dengan mencatut banyak akun dari banyak tokoh crypto ternama yang mengaku bermitra dengan CryptoForHealth untuk membagikan 5.000 Bitcoin (BTC) kepada komunitas crypto.

Beberapa cuitan pada Twitter resmi dari perusahaan atau orang ternama, seperti Binance, Coinbase, Gemini, dan para eksekutif mereka mengklaim kemitraan dengan CryptoForHealth.

Tyler dan Cameron Winklevoss yang merupakan co-founder dari Gemini memberikan peringatan terkait hal ini, dengan mengatakan “hampir semua akun Twitter dari komunitas crypto telah diambil alih”, meskipun perusahaan menggunakan kata sandi yang kuat dan otentikasi dua-faktor.

Baca juga: Hacker Serang Twitter, Hati-Hati Scam 5000 Bitcoin!

CryptoForHealth (dot) com

Domain itu didaftarkan pada hari yang sama dengan peretasan, menurut Internet Corporation for Assigned Names and Numbers. Situs tersebut sejak saat peretasan dilakukan ditandai sebagai situs phising dan akan dimatikan segera.

Menurut laporan terbaru, informasi akun pendaftar domain tersebut telah diketahui, ia menggunakan nama Anthony Elias dari California dengan menggunakan alamat email mkeywirth5(@)gmail(dot)com

Namun, alamat email tersebut tidak memberikan alamat pasti dari Google Maps, dan nomor telepon yang terdaftar di dalamnya tidak dapat dihubungi. Jika melihat Whois, informasi tersebut telah dihapus untuk “kepentingan privasi”.

Bitcoin Puncaki Tren di Twitter

Peretasan ini membuat ‘Bitcoin’ sebagai kata kunci yang paling populer di Twitter setelah akun-akun resmi Elon Musk, Jeff Bezos, Mike Bloomberg, dan tokoh bisnis terkemuka lainnya juga ikut menjadi korban dari adanya penipuan bagi-bagi 5000 BTC ini.

Seorang pengguna Twitter melaporkan bahwa akun ibunya juga ikut menjadi “calon” korban dari penipuan terkait 5.000 BTC dari CryptoForHealth ini.

Penipuan crypto semacam ini terus berkembang dalam beberapa bulan terakhir, dengan juga menggunakan platform lain seperti Youtube dan juga mencatut orang-orang terkenal sebagai alat pancingnya.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini