Semula Hanya Lelucon, Token $MEME Jadi Proyek Crypto Miliaran Dolar

Wafa Hasnaghina

5th September, 2020

Degenerator atau $MEME, sebuah proyek yang awal mulanya digunakan sebagai token airdrop pengguna Telegram, baru-baru ini berhasil mencapai nilai kapitalisasi pasar sebesar $3 juta dan berupaya membuat nichenya sendiri sebagai protokol farming Non-Fungible Token (NFT).

Awal kemunculan $MEME bermula dari postingan seorang ketua bidang produk ConsenSys DeFi, Jordan Lyall, yang membuat semacam iklan lelucon ‘The Degenerator’. Alat ini sebenarnya fiktif dan digunakan sebagai lelucon untuk membuat token yield farming yang terinspirasi dari skema ponzi. 

Lelucon itu dengan cepat menarik perhatian komunitas crypto. Setelah beberapa jam dari postingan Lyall di Twitter tersebut. Seseorang yang bersifat anonimus membuat token yang disebut Degenerator dan mendaftarkannya di CoinGecko dengan ticker bernama ‘$MEME’. Total pasokan yang ditawarkan saat awal kemunculannya berjumlah 28.000 token yang kemudian didistribusikan di Telegram. 

Saat tulisan ini dibuat, token tersebut memiliki volume perdagangan 24 jam sebesar $338,032 dan menempati peringkat sebagai aset crypto terbesar ke-614 dengan kapitalisasi pasar di $3 juta serta diperdagangkan di harga $108.

Protokol MEME sendiri sekarang berada di dua platform pools berbeda yang memungkinkan penggunanya mengunci $MEME dalam protokol untuk mendapatkan koleksi kripto terbaru ini dengan hanya menyetorkan token ETH/MEME pada Uniswap.

Tidak hanya nilai di dalam pasar, MEME juga membuat semacam komunitas keanggotaan bernama MemeDAO untuk pengguna yang menyimpan 100 token MEME atau lebih.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini