Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Sempat Berharga $3.700, 4 Hal ini Tunjukkan Harga Bitcoin Masih Miliki Harapan

anisa giovanny     Wednesday, March 18 2020

Harga Bitcoin (BTC) turun menjadi $3.700 untuk periode singkat pada 12 Maret,  kemudian berada di harga $4.970. Pada 13 Maret, harga pulih dari tren turun utama, mengakhiri hari di $5,563. Ini menunjukan pengembalian harga yang mengesankan karena naik 11% dalam waktu singkat.

Gejolak pasar baru-baru ini, baik di pasar tradisional atau crypto, telah menimbulkan pertanyaan tentang evolusi harga untuk Bitcoin, serta fitur-fitur jaringan krusialnya. Berikut ini ada empat kunci yang menunjukan jika ada harapan harga Bitcoin naik di tengah ketidakstabilan global.

Model stock-to-flow tetap utuh

Melihat model stok-to-flow  yakni model peramalan harga Bitcoin berdasarkan pasokan beredar (stok) dan output produksi baru (flow), harga aktual Bitcoin pada hari Kamis (12/03)  berada di bawah garis perkiraan tetapi dalam ambang batas yang diharapkan.

Ini bukan pertama kalinya harga Bitcoin turun di bawah model harga 365-das, seperti yang terjadi selama 6 bulan (antara pertengahan November 2018 dan pertengahan Mei 2019), yang berbeda dari perkiraan sejak saat itu.

Dalam sebuah tweet pada 13 Maret, analis stock-to-flow PlanB mengatakan bahwa “bitcoin bergerak dengan baik di sekitar nilai model”.

Dengan demikian, menurut PlanB, harga perkiraan tidak berubah mengingat kedekatan peristiwa halving. Model rata-rata 365 hari saat ini memperkirakan harga $ 8.426 pada perkiraan waktu untuk halving yang diprediksi akan terjadi di 9 Mei 2020.

Baca juga: Harga Bitcoin Ikutin Stick to Flow, 700 Juta Mungkin Jadi Nyata!

Signal NVT Bitcoin

Pada hari Minggu, harga Bitcoin berkisar sekitar $5.400, sementara harga realisasi pada sinyal NTV adalah $5.596, menunjukkan bahwa aset berada dalam zona pembelian setelah penurunan harga pada hari Kamis. Saat ini, sinyal NTV berada di 49,5 dengan 45 mewakili skenario oversold.

Untuk pedagang yang mempertimbangkan pembelian jangka pendek, model menyarankan bahwa ada peluang untuk mendapatkan keuntungan cepat berdasarkan harga yang direalisasikan dan MA 200 minggu. Mempertimbangkan harga MA 200 hari yang berharga $8,587, Bitcoin menunjukkan ruang untuk tumbuh dalam jangka panjang dan halving yang akan datang pada bulan Mei menambah narasi untuk buliish pada aset kripto ini.

Tingkat Hash Rate Bitcoin Naik

Tingkat hashrate yakni daya komputasi yang dibutuhkan untuk mengkonfirmasi transaksi pada blockhain Bitcoin dilaporkan turun sejak Maret, setelah mencapai level historis. Namun sejak 11 Maret level hash rate sedikit meningkat, bahkan setelah penurunan drastis harga Bitcoin pada 12 Maret lalu.  Pada 13 Maret hashrate mendekati  110,38 triliun hash per detik. Meningkatnya tingkat hashrate biasanya mengarah pada harga bitcoin naik yang lebih tinggi.

Baca juga: Bitcoin Capai Tingkat Hash Rate Tertinggi Sepanjang Masa

Transaksi melonjak pada 12 Maret

Jumlah transaksi Bitcoin melonjak pada 12 Maret seperti biasa ketika perubahan drastis terjadi. Ada juga lonjakan jumlah Bitcoin yang dikirim dalam USD pada 13 Maret, dan jumlah transaksi harian turun ke level akhir Februari sekitar 277.000 transaksi, mempertahankan pola reguler sejak awal tahun.

Karena komentar seputar kepercayaan investor pada Bitcoin menimbulkan keraguan, fitur-fitur jaringan Bitcoin yang mendasari mengungkapkan konsistensi meskipun seluruh pasar terganggu oleh gejolak dan ketidakpastian.

Melihat ke depan, dengan tingkat ketakutan seperti itu di pasar, investor ataupun institusi yang kuat mungkin dapat mencari peluang untuk membeli  BTC dengan harga murah yang membidik hasil positif jangka panjang.

Namun demikian, pandemi COVID-19 di seluruh dunia dapat terus menyebabkan masalah likuiditas jangka pendek di pasar dan pada akhirnya menyebabkan kondisi ekonomi yang parah sebagai akibatnya.


Meski begitu, belum ada hal yang pasti apakah Bitcoin akan makin terpuruk atau bisa mengalami kenaikan harga, seperti yang diketahui BTC memiliki tingkat volatilitas yang tinggi dan ini tentu bisa dimanfaatkan bagi para pengguan Bitcoin. Selain itu peristiwa halving juga diprediksi dapat membuat harga Bitcoin kembali meroket.

Sumber