Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Industri · 5 min read

Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat telah menunda keputusannya mengenai apakah akan menyetujui atau menolak tawaran konversi Ethereum Trust Grayscale menjadi ETF Ethereum spot.
SEC memperpanjang periode pengambilan keputusan untuk aplikasi Grayscale yang mengajukan konversi Grayscale Ethereum Trust menjadi ETF spot selama 45 hari kedepan hingga 25 Januari 2024, sesuai dengan pengajuan pada hari Selasa (5/12/23).
Grayscale telah mengajukan permintaan kepada SEC bulan lalu untuk mengubah Grayscale Ethereum Trust (ETHE) menjadi sebuah spot ETF. Dengan sekitar US$5 miliar dalam aset di bawah pengelolaannya (assets under management, AUM), trust ini merupakan entitas penting di pasar ETH yang memegang sekitar 2.5% dari semua ETH yang beredar.
Keputusan SEC untuk menunda keputusan hingga 25 Januari 2024 menandai kelanjutan dari pendekatan hati-hati SEC terhadap aplikasi spot ETF yang melibatkan kripto.
Perpanjangan SEC ini dianggap oleh analis sebagai bagian rutin dari proses regulasi, dengan tujuan memberikan lebih banyak waktu untuk pertimbangan yang cermat terhadap proposal dana baru.
Penundaan ini bukanlah yang pertama, SEC juga menunda keputusannya mengenai Hashdex Nasdaq ETH ETF yang berencana untuk memegang campuran spot ETH dan kontrak berjangka.

Walaupun kabar ini cenderung bersifat negatif, namun harga ETH tampak tidak terpengaruh dengan mencatatkan kenaikan +3,73% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh harga tertinggi di tahun ini yakni US$2.311.
Per artikel ini dibuat (6/12/23), market kripto mengalami tren bullish sejak Bitcoin berhasil menembus level US$40.000, sehingga kabar dengan sentimen negatif yang tidak signifikan terhadap industri kripto mungkin tidak terlalu berpengaruh.
Baca juga: Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2024, Potensi ke US$3.500
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.