RUU Larangan Crypto di Rusia Dapat Kecaman Banyak Pihak

Wafa Hasnaghina

19th June, 2020

RUU yang diusulkan oleh badan legislatif mengenai larangan crypto di Rusia kembali mendapatkan kecaman. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kehakiman Negara beberapa hari setelah Kementerian Ekonomi menunjukkan dukungannya kepada crypto dan mengatakan secara terbuka bahwa aset digital sebaiknya tidak dilarang di negara itu.

Menurut sumber lokal, legislator Denis Novak yang merupakan Wakil Kementerian Kehakiman mengkritik RUU ini karena inkonsistensi dari RUU tersebut. Lebih lanjut, Kementerian Kehakiman juga telah mengkonfirmasi hal itu, dan mengirimkan komentar tersebut kepada Lembaga Ekonomi Digital think tank yang bekerja sama dengan pemerintah dalam masalah kebijakan.

Pada Selasa, 16 Juni 2020 lalu, Departemen Kehakiman tidak menyetujui rancangan peraturan yang diusulkan pada bulan Maret oleh anggota parlemen, dan merasa hal tersebut didukung terutama oleh para pemangku kepentingan di Bank Sentral Rusia, ini mengingat mereka memang terkenal dengan isu ketidaksukaan mereka terhadap crypto. Namun, seperti halnya sebuah peraturan, larangan crypto Rusia yang diusulkan tentu akan mempunyai reaksi berlawanan dari komunitas crypto di negara tersebut.

Baca juga: Perdana Menteri Rusia Perkenalkan UU Baru Blockchain dan Keamanan Fintech

Isi RUU Usulkan Larangan Crypto di Rusia

RUU yang diusulkan berisikan penjelasan mengenai peraturan kepada warga Rusia yang tidak bisa menggunakan infrastruktur pemerintah dalam kegiatan crypto apa pun seperti pertambangan, perdagangan, dan lainnya. Serta, juga mengkriminalisasi kegiatan semacam itu di negara tersebut. Sebaliknya, warga negara dapat mewarisi koin-koin atau mengumpulkannya sebagai hasil dari proses bangkrutnya pihak lawan.

Aset digital juga dapat disita seperti properti lainnya dengan surat perintah dari pengadilan. Kementerian Kehakiman, yang menentang pelarangan crypto di Rusia juga mempertanyakan hasil crypto yang telah disita akan digunakan sebagai apa oleh pengadilan. Biasanya properti sitaan akan dilelang negara, tetapi jika terkait aktivitas crypto yang menjadi ilegal, hal tersebut sepertinya tidak mungkin lagi dapat dijalankan.

Kementerian Ekonomi Menentang Larangan Crypto di Rusia

Seperti dilansir dari Cryptopolitan, pada hari Senin lalu, Kementerian Ekonomi Rusia menentang pelarangan cryptocurrency di negara tersebut. Dalam sebuah surat yang dikeluarkan Kementerian, mereka percaya larangan crypto di negara itu hanya akan menyebabkan lonjakan pada pasar gelap yang akan sulit dikendalikan. Kementerian percaya larangan crypto tidak akan mengakhiri kegiatan crypto di Rusia seperti yang ingin dicapai oleh legislatif.