Berita

Ritel Tembakau di Perancis Akan Jual Bitcoin Mulai Januari

single-image

Para penjual tembakau di Perancis dilaporkan akan menjual Bitcoin kepada publik setelah tahun baru.

Menurut stasiun radio asal Perancis, Europe 1, ritel tembakau akan menawarkan voucher bitcoin dalam jumlah 50, 100, atau 250 euro (sekitar Rp. 825.000, Rp. 1.650.000, atau Rp. 4.123.000) sejak 1 Januari 2019.

Startup lokal, Keplerk, dikatakan telah menandatangani kesepakatan dengan penyedia software kasir untuk memfasilitasi skema tersebut. Keplerk akan mengizinkan pelanggan untuk mengkonversi voucher mereka menjadi bitcoin dan menyimpannya dalam wallet pada platform tersebut.

Mulanya, sekitar 3.000-4.000 toko tembakau akan menjual voucher, sementara lainnya akan ditambahkan kemudian.

“Pemilik toko tembakau merupakan channel terbaik karena mereka dipercaya oleh konsumen dan mereka terbiasa menjual voucher seperti pulsa ponsel,” kata Adil Zakhar, direktur strategi dan pengembangan Keplerk.

Baca juga artikel: Bitcoin Turun Hingga $4k, Traders Kebakaran Jenggot

Keplerk akan mengenakan biaya komisi 7% pada transaksi untuk mendanai aktivitas ini.

Bank sentral Perancis mengeluarkan pernyataan pada Rabu (21/11), menyangkal laporan yang menyebutkan keterkaitan bank sentral dengan para penjual tembakau untuk mengizinkan penjualan bitcoin. Bank sentral kemudian memperingatkan bahwa cryptocurrency “murni spekulatif dan tidak termasuk mata uang” dan mereka yang ingin berinvestasi dalam bitcoin atau cryptocurrency lain akan “melakukannya dengan menanggung resiko sendiri.”

Terdapat 25.000 outlet tembakau di seluruh Perancis, menurut website federasi tembakau. Secara potensial ini akan membuat bitcoin dikenal secara luas jika skema sukses.

Berita ini muncul ketika bitcoin sedang mengalami penurunan harga secara signifikan. Cryptocurrency terlama dan terbesar dari nilai market, yang mencapai puncak hingga $20.000 Desember lalu, saat ini terjual sekitar $4.500 setelah kehilangan sekitar $1.000 kurang dari satu minggu.

Sumber: Coindesk

You may also like