Berita Regulasi · 7 min read

Rencana Jack Ma Membangun Institut Pelatihan Teknologi di Indonesia

Seperti yang dilansir oleh Reuters, saat pertemuan tahunan IMF dan World Bank di Nusa Dua Bali,  Ketua Eksekutif Alibaba Group Holding, Jack Ma mengatakan bahwa Ia sedang dalam proses diskusi dengan pemerintah Indonesia mengenai kemungkinan untuk membuka sebuah institusi pelatihan bagi para pengusaha teknologi di negara-negara Asia Tenggara.

Co-Founder Alibaba ini mengatakan bahwa sangat penting bagi Indonesia untuk berinvestasi pada SDM karena “hanya ketika orang-orang berkembang, ketika pemikiran orang-orang berubah, dan ketika keahlian orang-orang meningkat, maka kita dapat memasuki periode digital”. Di Indonesia sendiri masih kekurangan tenaga insinyur terlatih dalam teknolgi. Jack Ma berkata Alibaba akan melatih ratusan developer dan insinyur mengenai cloud computing untuk membantu membuat bisnis di Indonesia menjadi lebih digital-savvy.

Jack Ma, yang juga berperan sebagai penasihat pemerintah dalam hal e-commerce, mengatakan bahwa Ia telah berdiskusi dengan pemerintah mengenai pembukaan Jack Ma Institute of Entrepreneurs, namun belum ada detil spesifik yang disetujui.

Baca Juga: Berkunjung ke Indonesia, Ini yang Dikatakan Jack Ma Mengenai Blockchain

Indonesia merupakan pasar utama bagi Alibaba, yang telah merilis data center untuk cloud computing Alibaba Cloud di Indonesia pada bulan Maret. Jack Ma mengatakan bahwa perusahaannya akan terus berinvestasi tidak hanya pada e-commerce, tapi juga cloud computing, logistik dan infrastruktur di Indonesia, serta membantu bisnis lokal Indonesia untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Menteri Komunikasi Rudiantara mengatakan kepada Reuters pada bulan September bahwa Indonesia tengah bekerja sama dengan Jack Ma untuk mencari cara bagaimana memanfaatkan bisnis Alibaba untuk meningkatkan ekspor Indonesia, khususnya ke Cina.

Jum’at yang lalu, Jack Ma mengatakan pada panel diskusi di Pertemuan IMF dan World Bank bahwa “Internet dirancang untuk negara-negara berkembang”, dengan “kesempatan yang besar di Afrika” pula.

Sumber: Reuters

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Dhila Rizqia

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.