Punya 0,28 Bitcoin Bisa Jadi 1% Orang Terkaya?

Wafa Hasnaghina

30th October, 2020

Punya 0,28 Bitcoin Bisa Jadi 1% Orang Terkaya?

Nilai Bitcoin yang tinggi ini dipengaruhi oleh peredian koin yang langka. Sejak Bitcoin pertama kali dirilis ke publik pasokan Bitcoin terbatas hanya 21 juta BTC. Pada Oktober 2020 saja, ketika pasokan yang beredar masih mencapai 18,5 juta, Bitcoin dikategorikan sebagai aset dengan nilai tinggi dibandingkan dengan instrumen aset lainnya.

Seorang Bitcoin evangelist, Davincij15 mengatakan di Twitter pribadinya pada 22 September 2020 “hanya ada 0,0027 BTC untuk 7 miliar orang di dunia saat ini”. Ia dikenal lantaran cuitannya mengenai Bitcoin pada tahun 2011 silam.

“Jika Anda seorang HODL 0,28 BTC, dan Bitcoin menjadi mata uang cadangan dunia, Anda akan menjadi 1% orang terkaya di dunia. Jadi, HODLing 1 BTC berarti Anda mungkin akan memiliki (kekayaan) 400x lebih banyak daripada rata-rata orang biasa di dunia (melihat kasus terburuk). ”

Rumus ini menggunakan ide logis yang digunakan oleh Divincij15, meskipun ide tersebut juga bergantung pada beberapa faktor lainnya, terutama faktor adopsi Bitcoin secara global.

Bitcoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $ 194 miliar. Di sisi lain, saat ini emas memiliki kapitalisasi pasar sebesar $9 triliun. Menurutnya, Bitcoin membutuhkan pertumbuhan yang lebih signifikan untuk mencapai status emas yang notabennya merupakan aset penyimpan nilai yang sudah teruji waktu.

Tidak hanya itu, Dolar AS saat ini digunakan sebagai mata uang cadangan dunia, dan memiliki pasokan beredar sebanya $1,98 triliun. Trader Bitcoin tersebut juga merasa faktor lain seperti pasoka edar dan perbandingan Dolar AS dan Bitcoin seharusnya bisa jauh lebih tinggi.

Dengan hadirnya Altcoin, tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga dampak negatif. Positifnya, biasanya pengguna yang baru masuk akan lebih mengetahui peranan Bitcoin ketimbang dengan crypto lainnya, ini dapat mempercepat pengadopsian dan meningkatnya nilai pada Bitcoin. 

Di sisi lain, jika pengguna masuk dan membeli altcoin, maka Bitcoin akan lebih “lambat” untuk menjadi aset dengan nilai edar dan tingkat pengadopsian yang tinggi.

Tahun 2020 ini, menandakan kembalinya kejayaan Bitcoin. Pasalnya, orang yang dahulu abai akan Bitcoin, saat ini sepertinya mulai mempertimbangkan Bitcoin sebagai aset yang harus dimiliki.

Terlebih, banyak perusahaan besar dan bank sentral dunia yang mulai memiliki Bitcoin sebagai aset yang nantinya bisa diperjualbelikan pengguna luas. 

Apakah Anda sudah memiliki Bitcoin dalam genggaman? Jika belum sepertinya tahun ini adalah saat yang tepat untuk membeli Bitcoin?

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini