Belum Cukup KuCoin, Proyek DeFi Ini Juga Ambyar!

febrian surya

30th September, 2020

Kepopuleran DeFi seperti EMN nampaknya membuat pihak investor begitu antusias ketika melihat adanya suatu proyek DeFi yang sedang dikembangkan, walaupun belum tentu terjamin dari segi keamanan untuk dana investor.

Seperti yang dirasakan oleh investor DeFi protokol EMN yang harus mengalami peretasan dan kehilangan uang senilai $15 miliar dalam mata uang digital. Peretasan ini terjadi lantaran proyek DeFi EMN yang dikembangkan oleh Andre Cronjer tidak diaudit.

Padahal proyek DeFi ini sedang membangun ekonomi dalam game untuk multiverse game, dan diperkirakan lebih dari tiga minggu lagi dari penyelesaian versi yang belum diuji dan tidak diaudit diluncurkan di UniSwap.

“Kontrak ini, atau ekosistemya belum final, kemarin saja Anda melihat saya menyebarkan 2 batch kontrak terpisah, ini adalah proses uji coba saya yang biasa,” kata Andre Cronjer, dalam tulisan Tweet-nya.

Peretas menyerang smart contract dan menghabiskan aset yang disimpan senilai $15 juta. Peretas mencetak “banyak EMN di kurva ketat, membakar EMN untuk salah satu mata uang lainnya, dan menjual mata uang EMN”.

Tetapi, kabar baiknya peretas mengembalikan $8 juta ke akun pengembang yearn.finance milik Andre Cronjer, Lalu, Andre Cronjer akan mengirimkan kembali $8 juta tersebut kepada pemegang asli berdasarkan keadaan sebelum diretas.

Baca juga: Apa itu Yearn Finance? Panduan untuk Pemula!

Peretesan sebelumnya juga terjadi dan menyerang cryptocurrency exchange KuCoin senilai $150 miliar dalam bentuk aset crypto, di mana token yang dicuri oleh peretas dipindahkan ke sejumlah koin DeFi seperti Chainlink (LINK) dan sebagainya.

Sumber