Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Presiden Bank Sentral Eropa: Pandemi Percepat Adopsi Mata Uang Digital

Wafa Hasnaghina     Saturday, September 12 2020

Pandemi membuat tren dan pengadopsian pembayaran digital semakin meningkat, jelas Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde.

Lebih dari itu, Lagarde juga mengindikasikan jajaran petinggi bank sentral akan segera mengumumkan putusan terkait dengan mata uang digital bank sentral Eropa dalam waktu dekat.

Melalui konferensi online yang diselenggarakan Deutsche Bundesbank pada 10 September 2020 lalu, ia menyatakan bahwa penduduk Uni Eropa menerima digitalisasi dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan penjualan melalui e-commerce yang meningkat hingga 20% selama bulan Februari hingga Juni, dengan total penjualan ritel yang menurun sebesar 1,2%. 

“Pandemi hadir sebagai katalis, mempercepat transisi menuju kenormalan baru di industri digital,” ujar Lagarde. “Sebagian besar konsumen berharap untuk terus menggunakan layanan digital lebih sering dari yang mereka lakukan sekarang ini.”

Sebuah laporan pada bulan Agustus lalu dari Bank DBS Singapura juga menyatakan bahwa “Pandemi mempercepat langkah menuju masyarakat tanpa ketergantungan dengan uang (kertas).”

Tidak sampai di situ, Lagarde juga menyatakan bahwa ECB mendukung perngembangan CBDC lebih lanjut untuk melangkah lebih maju menuju digitalisasi, selain juga mempercepat pengembangan pembayaran lintas batas yang lebih cepat dan lebih murah. 

Beberapa waktu lalu juga, Presiden ECB ini menyatakan dirinya akan fokus memastikan lembaga Uni Eropa beradaptasi dengan lingkungan keuangan yang baru dan terbuka terhadap mata uang crypto lainnya. 

“Eurosystem sejauh ini belum membuat keputusan apakah akan memperkenalkan Euro Digital. Namun, seperti banyak bank sentral lainnya di seluruh dunia, kami sedang melakukan penelitian terkait dengan manfaat, risiko, dan tantangan operasional dari pengimplementasian mata uang digital ini.”

Ia juga menambahkan hasil ini akan diumumkan dalam “beberapa minggu ke depan”.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini