Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Di Pasar Asia Tahun 2018

Dhila Rizqia

5th May, 2021

Ramalan Bitcoin edisi 1 adalah sebuah prediksi menggunakan Fibonacci Retracement, sebuah analisis teknikal yang menemukan support atau resisten dengan cara melakukan retrace (penelusuran kembali) atas trend yang terjadi sebelumnya.

Jika melihat dari pertengahan Agustus 2018 sampai saat ini, pattern yang terjadi adalah Internal Pattern ke-2. Menurut Viktor Pershikov dalam Jurnal yang berjudul Application of Internal Patterns of Fibonacci Retracement on the Currency Exchange Market (2014), model harga ini persis dengan pattern IP2: ketika mencapai level 38,2%, harga terkadang tetap mengikuti trend tetapi kemudian berhenti di level 9% lalu bergerak lagi.

Sebuah indikasi bahwa market saat ini seperti membuat channel sedang melakukan pattern ini. Di tiap level hit resistant dari channel. Sedangkan titik support juga mengikuti.

Level 2 (level market-entry) adalah saat kita restock/beli lagi BTC.

Lalu bagaimana buat ke depannya? Menurut pattern IP2, target ada di 61,8% (take profit) atau di titik 7475. Tapi jangan lupa ada resistant di 50,00%. Kenapa ada resistant? Karena sebelumnya tanggal 6 Agustus, reject ada di EMA 100 dan EMA 55.

Karenanya saran kami, jangan terlalu buru-buru. Target pertama ada di poin 7100 kira-kira. Jadi kalau kita beli hari ini sudah untung 9,7%. Lalu untuk target keduanya, ada kemungkinan bisa 15%.

Dhila Rizqia

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.