Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Perusahaan Jual Saham Rp199 Miliar Untuk 1 EH/s Mining

Wafa Hasnaghina     Sunday, November 15 2020

Perusahaan penambangan Bitcoin (BTC) yang terdaftar di Nasdaq, Bit Digital telah mengumumkan akan menerbitkan saham sebesar 13,9 juta USD atau setara Rp197 miliar dalam bentuk saham untuk ditukar dengan perangkat keras penambangan.

Menurut berita perilisan 11 November lalu, Bit Digital telah menandatangani perjanjian pembelian aset dengan investor dari luar Amerika Serikat (AS) untuk menerbitkan 4.344.711 lembar saham dengan harga 3,20 USD atau Rp45.528 pada setiap lembarnya. Sebagai imbalan penambang Bitcoin yang memiliki kekuatan hash gabungan 1.000 petahash per detik, atau 1 exahash per detik.

Bit Digital meluncurkan bisnis penambangan BTC pada Februari 2020 dan dengan cepat berhasil mengumpulkan 1.250 PH / dtk hanya dalam 8 bulan operasi tersebut. Nantinya, penambang baru akan bisa menggandakan kekuatan hashing operasional Bit Digital setelah mesin dipasang.

Kecepatan Mining Bitcoin

Perusahaan juga berharap untuk dapat menginstal 2.000 penambang MicroBT Whatsminer M21 ASIC yang dibeli pada Januari 2021. Hal ini akan meningkatkan 6.2 PH/dtk tambahan dalam tingkat hash operasional.

Dengan keputusan ini akan membuka jalan Bit Digital menjadi perusahaan penambang top di Amerika Utara terkait dengan tingkat hash.

Bulan lalu, Grup Paten Marathon yang berbasis di Nevada mengumumkan rencananya untuk memimpin pertambangan dengan kecepatan 2,56 EH/dtk pada Juli 2021. Pengumuman tersebut membuat Marathon berada di jalur untuk melampaui kekuatan hashing Riot Blockchain, yang menargetkan 2,3 EH / s pada Juli tahun depan .

Dengan jaringan Bitcoin yang saat ini menghasilkan total 121 EH/dtk, Bit Digital, Marathon, dan Riot Blockchain bertujuan untuk menguasai lebih dari 1,9% dari masing-masing tingkat hash global saat ini.

Pada bulan Februari, Layer1 Technologies yang didukung oleh Peter Thiel juga mengungkapkan rencana mengamankan 30% tingkat hash global sebelum akhir tahun depan.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini