Pengembang Ethereum Classic Rencanakan Perlindungan Jaringan dari Serangan 51% Lain

Wafa Hasnaghina

22nd August, 2020

Pengembang Ethereum Classic (ETC), Ethereum Classic Labs mengumumkan rencana pengembangan lebih lanjut terkait dengan perlindungan pada jaringan blockchain tersebut terhadap serangan.

Pada 19 Agustus 2020 lalu, Ethereum Classic Labs mengumumkan akan segera melakukan pengembangan lebih lanjut dengan menerapkan perubahan jangka panjang pada arsitektur jaringan blockchain, yang akan berlangsung selama tiga hingga enam bulan ke depan.

Langkah Pengembang Melindungi Jaringan Ethereum Classic

Langkah ini diambil dalam upaya pengembang untuk meningkatkan keamanan jaringan setelah serangan yang terjadi baru-baru ini pada jaringan blockchain ETC. Tidak hanya itu, langkah ini juga akan melibatkan kumpulan penambang dan miners dalam upaya mereka untuk mempertahankan hashrate yang lebih konsisten dan kemampuan dalam meningkatkan hashrate tersebut ketika diperlukan. Hashrate yang lebih tinggi ini akan membuat serangan 51% terhadap jaringan akan memakan biaya yang lebih mahal jika dilakukan. 

Ethereum Classic Labs berencana akan menerapkan pemantauan jaringan tingkat lanjut dalam mengidentifikasi anomali yang memengaruhi blockchain Ethereum Classic dan lonjakan hashrate

Langkah sementara, saat ini pengembang merencanakan kerjasama dengan pertukaran kripto membuat daftar alamat-alamat dompet yang masuk ke dalam whitelist dan pengaturan waktu konfirmasi transaksi yang lebih aman, serta penerapan sistem arbitrase final dalam menghambat reorganisasi rantai.

Solusi jangka panjang yang mereka tawarkan mencakup peningkatan resistensi terhadap serangan 51% dengan hard fork yang akan membuat semacam “tempat pemeriksaan” sehingga reorganisasi tidak akan tercapai, dan mengubah jaringan ke algoritma proof-of-work baru. 

Selain itu, pihak pengembang juga berencana membuat sistem perbendaharaan. Langkah ini tentunya akan membutuhkan persetujuan dari komunitas Ethereum Classic itu sendiri.

Serangan 51% Berulang pada Jaringan Ethereum Classic

Dilansir dari Cointelegraph pada 1 Agustus lalu, jaringan Ethereum Classic terlihat menghadapi reorganisasi blockchain yang mengubah sejarah transaksi senilai 3.693 blok. Ditelusuri lebih lanjut ternyata hal ini merupakan serangan 51% yang mengakibatkan ETC senilai 5,6 juta USD atau setara Rp82 miliar double-spend.

Baca juga: Ethereum Classic Diperbincangkan Setelah Serangan 51% 

Beberapa hari kemudian, ETC kembali mengalami serangan 51% lainnya, yang mengakibatkan lebih dari 4.000 blok diatur ulang. Hal ini juga pernah terjadi pada Januari 2019 silam, yang mengakibatkan bursa pertukaran mata uang kripto OKEx mempertimbangkan untuk menghapus koin ini dari daftar koin yang diperdagangkan. 

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini