Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Penambang Ethereum Dapat Profit dari Biaya Gas Jaringan yang Tinggi

Wafa Hasnaghina     Wednesday, September 23 2020

Setelah peluncuran token tata kelola UNISWAP, UNI, biaya gas di jaringan Ethereum meningkat pesat dan membuat banyak dari pengguna crypto yang merasa sangat berat. Namun, ternyata hal ini baik untuk para penambang Ethereum. Pasalnya, para penambang berhasil mengantongi sekitar $1 juta biaya hanya dalam satu jam. 

Kondisi pasar yang baik untuk para miners Ethereum ini, tentunya memiliki efek samping yang juga dirasakan oleh para miners. Pemicunya adalah hash rate dan kesulitan penambangan di jaringan yang juga ikut meningkat seiring dengan biaya gas yang juga melonjak pesat.

Tingkat Hash dan Kesulitan Jaringan Ethereum

Alasan ini membuat harga Ethereum mulai turun sejak awal September lalu. Namun, untuk saat ini miners masih mengantongi keuntungan dari aktivitas penambangan Ethereum.

Data dari Etherscan menunjukan bahwa hash rate telah mencapai level tertinggi dalam dua tahun terakhir dengan 255 terahash per detik. Terlebih teknologi penambangan sudah semakin canggih dengan beberapa spesifikasi yang memungkinkan miners untuk tetap untung.

Penambang Ethereum Bertambah

Di lain sisi, teknologi yang semakin canggih, membuat banyak penambang baru yang juga ikut bergabung di dalam jaringan dan memberikan efek pada peningkatan kesulitan jaringan. Dalam 24 jam terakhir saja, kesulitan penambangan di dalam jaringan meningkat 7,8% menjadi 3.306 TH, nilai baru sejak Desember 2019. 

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini