Berita Exchange · 7 min read

Pelanggan P2P Binance Kesulitan Mengakses Dana

Binance P2P

Binance menuai kritik dari pelanggan yang kesulitan mengakses dana di pasar kripto peer-to-peer landing (P2P).

Pihak Binance mulai memblokir akun P2P yang melakukan transaksi mencurigakan, seperti transaksi berulang dengan jumlah yang sama ke penerima yang sama.

Konflik yang Menyelimuti Binance

Binance dihadapkan sejumlah kritik karena dianggap menjadi salah satu penyebab keruntuhan FTX.

Situasi memanas ketika Binance mengumumkan bahwa pelanggan tidak akan dapat menarik jumlah di bawah US$100.000 melalui jaringan pembayaran global SWIFT.

Binance juga terpaksa menutup beberapa akun yang terkait dengan bursa Bitzlato yang berbasis di Rusia. Alasannya, Bitzlato terbukti menggunakan Binance untuk menyalurkan dana secara ilegal.

Baru-baru ini, ditemukan ada pencampuran dana dan wallet pelanggan pada aset Token-B.

Pelanggan Menuntut Penjelasan atas Uang yang Hilang

Pengguna peer-to-peer (P2P) menuduh Binance melakukan pembatasan pada akun mereka.

Pengguna Reddit dengan username u/minghuaa membuat sebuah utas, ia menulis bahwa Binance menghancurkan hidup para pelanggan setelah mereka tidak dapat menarik tabungan mereka di pasar P2P Binance.

Meskipun diverifikasi, tim dukungan pelanggan Binance mengklaim buyer’s funds were stolen and canceled the transaction.

Desas-desus yang Beredar

Pengguna lain di Kanada juga dibiarkan limbo setelah menggunakan sistem transfer P2P Binance. Ketika pengguna ini membagikan cerita mereka di Reddit, moderator Binance menghapus postingan tersebut:

Thread Reddit terkait permasalahan P2P Binance dari pengguna Kanada

Tanggapan Eksekutif Binance

Dilaporkan BeInCrypto, satu-satunya tanggapan yang diterima sejauh ini dari perwakilan Binance yaitu, “biarkan saya memeriksa ini dan menghubungi Anda kembali.”

Sambil menunggu tanggapan resmi, BeInCrypto menemukan beberapa jawaban potensial untuk beberapa masalah ini.

Sebuah firma hukum yang menangani pedagang P2P Polandia mengklaim bahwa Binance memblokir akun P2P yang melakukan banyak transaksi dengan jumlah yang sama dan dari orang yang sama.

Sebab, Binance juga melakukan perubahan amandemen terkait P2P terhadap kebijakan yang dirilis pada 31 Januari 2023. Dalam sebuah video Youtube, pengacara tersebut menjelaskan sebagai berikut.

Pada akhirnya, praktik terbaik adalah melakukan hanya satu dan mendiversifikasi kumpulan orang yang bekerja dengan Anda sebagai bagian dari P2P. Sayangnya, peraturan tidak menentukan berapa banyak transaksi yang berarti rekanan berulang. Berdasarkan pengalaman klien saya, paling sering, kunci dapat diterapkan dengan operasi ke-4. Selain itu, Anda tidak boleh melakukan banyak pesanan kecil dalam waktu singkat dan satu per satu,”

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.