Pameran Seni Kontemporer Kelas Dunia akan Tampilkan NFT

Anisa Giovanny

4th November, 2021

NFT yang dicetak di Tezos akan ditampilkan di Pameran Seni Kontemporer Kelas Dunia

Sejak 1974, Pameran Seni Kontemporer Internasional atau FIAC telah menjadi acara rutin yang sangat dinanti. Selama beberapa hari setiap tahun, Paris menjadi ibu kota seni kontemporer dunia.

Dengan penonton sekitar 75.000 pengunjung, 1.500 seniman menunjukkan karya mereka di lorong-lorong Grand Palais Ephémère, Taman Tuileries, Musée Eugène Delacroix, dan Place Vendôme. Di antara para seniman adalah beberapa seniman paling terkenal di seluruh dunia.

FIAC juga merupakan kesempatan bagi seorang seniman yang tinggal di Prancis, atau asal Prancis, untuk dianugerahi Penghargaan Marcel Duchamp yang bergengsi, yang membawa pengakuan internasional.

Seperti semua pameran, FIAC juga merupakan pasar tempat karya seni berpindah tangan dan para profesional bertemu.

Setiap tahun, ada banyak spekulasi di media tentang harga berbagai karya seni, yang berkontribusi pada pembentukan legitimasi para seniman.

Salah satu perserta dari pameran ini adalah House Guerlain yang sudah mengikuti acara sejak 14 tahun lalu, mereka akan mempresentasikan pameran barunya yang bertajuk ‘When matter into art’, dari 21 Oktober hingga 14 November 2021, di 68 Champs-Élysées.

Berbeda dari tahun lainnya, kini House Guerlain dan agensi MNSTR akan menghadirkan karya seni dari empat seniman kontemporer ternama di acara tersebut sebagai NFTs.

NFT akan ditampilkan dalam pameran House Guerlain bertingkat di International Contemporary Art Fair.

NFT Dicetak di Blockchain Tezos

NFT akan dicetak di blockchain Tezos, jaringan Proof of Stake yang hemat energi. Tezos, salah satu pelopor asli Proof of Stake, menggunakan pendekatan yang jauh lebih hemat energi untuk mengamankan jaringannya.

Tidak seperti jaringan Proof of Work seperti Bitcoin atau Ethereum, Tezos beroperasi dengan bersih, dengan konsumsi energi minimal dan jejak karbon yang dapat diabaikan.

Kolaborasi ini mencakup NFT bersih dan jaringan hemat energi yang memastikan bahwa dampak era baru ekspresi kreatif ini memprioritaskan keberlanjutan melalui inovasi.

NFT akan dijual untuk kepentingan GoodPlanet Foundation, yang diketuai oleh Yann Arthus-Bertran, seorang jurnalis foto dan pencinta lingkungan terkenal di dunia.

 Sejak penciptaannya, Guerlain telah mendorong bentuk-bentuk baru avant-garde dan inovasi artistik, pameran ini memberikan kepada dunia sebuah pengalaman imajinasi dan semangat.

Pameran ini menyatukan karya pahatan, lukisan, foto, instalasi, serta karya digital, NFT, yang diproduksi khusus untuk acara tersebut, yang menawarkan gambaran potensi wilayah kreatif ini.

Pameran unik Guerlain mengeksplorasi pertanyaan tentang materialitas dalam seni melalui karya-karya Liu Bolin, Lauren Moffatt, Sabrina Ratté, dan Constance Valero. Semua hasil akan disumbangkan ke Yayasan GoodPlanet Yann Arthus-Bertrand.

Seniman visual Liu Bolin akan menampilkan karyanya yang berjudul Last Warrior, sedangkan seniman Australia Lauren Moffatt akan memamerkan karya mereka yang berjudul, Kompos VIII.

Sabrina Ratté akan mengeksplorasi simulasi ekosistem yang lahir dari perpaduan teknologi dan bahan organik melalui karyanya yang berjudul Florescendi.

Terakhir, Constance Valero akan menampilkan supremasi kehidupan organik melalui karyanya yang berjudul De Nectar et d’Ambroisie.


Dengan tampilnya NFT di pameran seni terkemuka ini, diharapkan adopsi NFT semakin besar dan para seniman dapat menjadikan NFT sebagai salah satu cara untuk mengenalkan dan melindungi karya mereka. 

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency