Berita

Otoritas Keuangan Meresmikan ‘Global Sandbox’ untuk Blockchain

single-image

Sejumlah otoritas keuangan dari beberapa negara di seluruh dunia telah berkolaborasi membentuk sebuah network baru untuk membantu perkembangan teknologi finansial seperti blockchain.

Dengan nama ‘Global Financial Innovation Network (GFIN)’, 11 otoritas keuangan dikumpulkan atas rekomendasi dari Financial Conduct Authority (FCA) di Inggris awal tahun ini. Otoritas keuangan Inggris tersebut bekerja sama dengan 11 negara, termasuk Australia, Abu Dhabi, Bahrain, Dubai, Hong Kong, Singapura, dan Kanada.

Ide awal GFIN didasarkan oleh global sandbox, sebuah gagasan dari FCA yang akan membantu firma-firma inovatif untuk berinteraksi dengan otoritas keuangan baik di dalam negeri maupun internasional, berdasarkan negara-negara yang tertarik dengan ide baru.

Saat ini pada fase awal mencari tujuan utama yang membutuhkan rencana pelaksaan serta menentukan prioritas, GFIN menekankan fungsi utama untuk mengikutsertakan firma-firma yang bisa mempraktekkan solusi cross-border.

 

 

FCA sudah mendapatkan 50 feedback dari konsultasi awal pada Februari 2018 ketika meresmikan ide ‘global sandbox‘. Feedback tersebut akan difokuskan pada perkembangan teknologi keuangan seperti teknologi blockchain, otoritas keamanan dan Initial Coin Offering (ICO), sebuah format baru dari penggalangan dana yang diinisiasi oleh cryptocurrency.

Bersamaan dengan peresmiannya, GFIN juga mempublikasikan sebuah makalah konsultasi dan menunggu feedback-nya hingga Oktober tahun ini.

Di antara negara anggota, sejumlah otoritas dari Abu Dhabi, Hong Kong, Singapura, dan Bahrain telah melakukan usaha seputar blockchain, termasuk pembayaran cross-border, keuangan perdagangan, dan sejumlah aplikasi lain dengan teknologi blockchain.

You may also like