Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 6 min read

Bitcoin Ordinal, juga dikenal sebagai NFT Bitcoin, masih menjadi aset digital yang menarik perhatian investor. Terbaru adalah “Genesis Cat” yang berhasil terjual di harga US$254.000 atau setara dengan Rp3,9 miliar.
Penjualan ini diumumkan oleh rumah lelang Sotheby’s pada Senin (22/1). Harga jual Genesis Cat melebihi perkiraan awal sekitar US$15.000 hingga US$20.000 untuk satu lot.
Genesis Cat merupakan merupakan edisi khusus 1-of-1 yang diciptakan oleh seniman Taproot Wizards, Francisco “FAR” Alarcon, yang tergabung dalam proyek koleksi Quantum Cat.

Quantum Cat adalah sebuah proyek yang terdiri dari 3.333 gambar yang diinisiasi oleh Taproot Wizards. Proyek ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada kode awal dalam jaringan Bitcoin yang dikenal sebagai concatenate atau OP_CAT.
Salah satu pendiri Taproot Wizard, Udi Wertheimer, mengungkapkan kepada Decrypt bahwa diperlukan biaya lebih dari US$66.000 untuk menciptakan karya tersebut di blockchain Bitcoin. Penjualan untuk koleksi yang lebih besar dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29 Januari 2024.
Sementara itu, penjualan Bitcoin Ordinal ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Sotheby’s. Sebelumnya, rumah lelang tersebut lebih banyak berurusan dengan penjualan NFT di platform Ethereum.
Sebagai contoh, lembaga tersebut telah berhasil melelang banyak NFT yang sebelumnya dimiliki oleh Three Arrows Capital yang saat ini bangkrut, termasuk Art Blocks NFT yang dijuluki “The Goose,” yang berhasil terjual dengan harga US$6,2 juta pada bulan Juni tahun lalu.
Baca juga: Mengenal Bitcoin NFT Ordinal dalam 5 Menit!
Popularitas inskripsi Ordinals mengalami peningkatan tajam setelah diperkenalkan oleh Casey Rodarmor. Hal ini menyebabkan peningkatan kemacetan dan biaya yang lebih tinggi pada jaringan Bitcoin.
Situasi tersebut telah memicu perdebatan di dalam komunitas Bitcoin, di mana beberapa orang mengusulkan tindakan untuk memblokir inskripsi ini demi menjaga kelancaran jaringan pembayaran, sementara yang lainnya menganggap upaya ini sebagai sensor.
Meskipun masih memicu kontroversi, Bitcoin Ordinal tetap berlanjut hingga saat ini. Menurut data CryptoSlam, total penjualan NFT di jaringan tersebut dalam 30 hari terakhir mengalami peningkatan sebesar 81%, dengan nilai mencapai US$108 juta.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.