Begini Nasib Mining Farm ETH Setelah The Merge!

Anisa Giovanny

14th September, 2022

Transisi Ethereum dari mekanisme konsensus Proof of Work (PoW)  ke Proof of Stake (PoS) dalam peristiwa merge ETH telah memicu perhatian besar dari berbagai industri, salah satunya adalah industri mining farm ETH. 

Robby CMO dan Co Founder Rekeningku berbicara Coinvestasi soal kelanjutan mining farm miliknya pasca The Merge, ia memastikan hingga saat ini masih tetap menjalankan mining farm dengan beralih ke altcoin lainnya, walau ia tidak memungkiri bahwa ETH merupakan koin yang paling menguntungkan untuk ditambang. 

“ ETH memang menjadi koin yang menguntungkan untuk dimining menggunakan GPU, namun  alat kami juga masih bisa menghasilkan altcoin lainnya, mining farm rekeningku akan terus berjalan dan beralih ke Ethereum Classic (ETC),” kata Robby. 

Andy Long CEO Bitcoin Miner White Rock mengatakan pada Cointelegraph, percaya bahwa merge Ethereum akan memaksa para miner Proof of Work untuk mencari peluang baru bahkan menjual GPU yang mereka miliki. 

“Saat penambang GPU mengarahkan perangkat keras mereka ke rantai lain, kesulitan mereka akan meningkat menyebabkan pengembalian yang lebih rendah dan membagi hadiah di antara lebih banyak penambang, beberapa penambang akan mencoba menjual layanan komputasi awan berperforma tinggi (HPC) atau GPU dan kemungkinan akan gagal karena terlalu banyak kapasitas yang mengejar jumlah permintaan yang terbatas,” katanya. 

Mining Pool Ikut Atur Strategi

Dengan transisi ini selain mining farm, mining pool seperti F2pool dan Ethermine  juga memulai perjalanan mereka untuk mengubah alur bisnis dari mining pool menjadi staking pool. 

“Transisi ini membutuhkan pengembangan bisnis, layanan pelanggan, komunikasi dengan pengembang inti, tim klien, perangkat lunak, redundansi,” kata Daniel Hwang, kepala protokol di layanan staking pool Stakefish, yang merupakan anak perusahaan dari f2pool. 

Kumpulan penambangan Ethereum terbesar, EtherMine, juga bertransisi ke staking, perusahaan itu baru saja meluncurkan versi beta dari EtherMine Staking, layanan staking pool.

Butta, CMO dengan nama samaran Bitlfy perusahaan induk Ethermine pun optimis jika mereka bisa mengajak para miner yang menggunakan layanan mining pool mereka beralih ke staking pool.

Menurutnya platform staking pool Ethermine mencatat sebagian dana yang didepostikan ke platform mereka berasal dari miner yang sebelumnya telah terlibat dalam mining pool EtherMine.

Baca juga: 5 Mining Pool Terpercaya dan Terbaik Menambang Multi Kripto

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency