MIT Bantu Fed Rancang CBDC untuk Penggunaan Massal

Wafa Hasnaghina

6th September, 2020

MIT Digital Currency Initiative (DCI) membantu bank Federal Reserve Boston membangun mata uang digital dengan skalabilitas penggunaan konsumen secara massal. Direktur DCI Neha Narula memberikan pernyataannya dengan mengatakan,

“Kami mencoba membangun throughput tinggi, sistem transaksi latensi rendah yang dapat digunakan oleh konsumen dan dapat menangani keamanan dan daya tahan yang diperlukan mata uang nasional.”

Proyek kerja sama antar keduanya ini masih dalam tahap yang sangat awal dan masih banyak informasi yang belum dirilis ke publik. Namun, fokus utama dalam proyek ini bukan pada pembangunan digital ledger antar bank yang baru, melainkan berfokus pada penggunaan oleh konsumen nantinya.

Baca juga: Lebih dari 30 Jaringan Blockchain Disaring oleh Boston Fed untuk Riset Dolar Digital

Jumlah perkiraan pasti throughput transaksi ini masih dalam pertimbangan, tetapi jika melihat populasi AS sebanyak 330 juta jiwa dan fakta bahwa dolar masih merupakan mata uang paling banyak digunakan di dunia, angka ini pasti akan jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Narula mengatakan, tugas DCI di sini adalah membantu membangun teknologi yang akan dirilis di bawah lisensi MIT. Pembangunan proyek ini diharapkan berlangsung hanya selama dua hingga tiga tahun ke depan sambil juga menunggu regulasi dan kebijakan terkait di dalamnya. 

Ditambah, masih ada salah satu masalah dalam menentukan tingkat privasi dan anonimitas uang harus diberikan kepada calon penggunanya nanti:

“Di tahun kedua, kami akan meninjau lebih dalam jenis pertukaran apa yang dapat diterapkan untuk mencapai privasi atau anonimitas selain juga mematuhi hukum yang ada.”

Selain itu, MIT DCI ini diberikan mandat oleh The Fed dalam membangun teknologi yang sama sekali baru. 

“Kami tidak yakin, platform yang ada saat ini dirancang khusus untuk kasus penggunaan CBDC. Kami juga tidak yakin apakah mereka dapat memenuhi persyaratan terkait dengan penggunaan CBDC. Mungkin sudah ada platform yang dapat melakukan hal tersebut, tetapi mandat kami adalah untuk memulai semuanya dari awal dan merancang apa yang menurut kami akan menjadi desain pertama CBDC ini.”

Informasi lain terkait dengan dasar dari proyek ini belum diketahui pasti. Namun, teknologi ini akan menggunakan sistem terdistribusi dan kriptografi secara luas.

Walaupun DCI pernah melakukan penelitian terkait dengan Libra Facebook, Narula mengungkapkan tidak akan menggunakan teknologi yang dibangun oleh pihak swasta. Lebih lanjut, semua penelitian dan kode yang digunakan dalam pembangunan ini nantinya akan dijadikan sebagai penelitian sumber terbuka atau bersifat open source.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini