Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Mining Bitcoin di Cina Diawasi Ketat karena Masalah Ini

anisa giovanny     Sunday, May 2 2021

Operasi penambangan kripto termasuk mining Bitcoin di Cina kemungkinan akan diatur dengan pengawasan yang lebih ketat di masa depan. Hal ini beriringan dengan  pemerintah yang dilaporkan khawatir tentang konsumsi energi penambangan Bitcoin.

Beijing mengirim “pemberitahuan darurat” untuk melakukan pemeriksaan pada pusat data yang terlibat dalam Bitcoin dan operasi penambangan cryptocurrency lainnya pada 27 April. Hal ini dikabarkan membuat para miner di Cina panik.

Namun kolumnis China Colin Wu atau Wu Blockchain di Twitter. Ia dengan cepat meredupkan ketakutan karena menurutnya pemerintah hanya memeriksa saja dan berdampak dalam jangka pendek.

“Ini menyebabkan kepanikan di China. Namun, pemerintah China menyatakan hanya melakukan penyidikan. Pusat data sulit digunakan untuk penambangan Bitcoin, dan terutama digunakan untuk ETH Filecoin ” katanya dilkutip dari Cointelegraph.

Menurut media pemerintah China PengPai “pemberitahuan darurat” adalah pekerjaan rutin untuk Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing, karena berupaya menjelaskan gambaran yang lebih jelas tentang konsumsi energi dari operasi penambangan di Beijing.

Belum terungkap apakah pemeriksaan akan dilakukan dalam skala nasional, atau apa konsekuensinya di masa depan. Namun, menurut PengPai, Yu Jianing, ketua bergilir Komite Blockchain dari Asosiasi Industri Komunikasi China, ini baru rencana dan belum ada keputusan yang mutlak terkait ini.

Dia percaya bahwa “di bawah latar belakang netralitas karbon, penambangan blockchain di masa depan memang akan memiliki pengawasan yang lebih ketat.”

Gagasan ini bertahan saat melihat Mongolia Dalam yang tidak akan lagi menjadi pusat pertambangan. Penambang kripto telah diberikan waktu hingga akhir April untuk menutup operasi setelah China baru-baru ini. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi tujuan pengurangan karbon yang baru.

Baca juga: Mongolia Dalam Cina akan Larang Mining Bitcoin, Apa Dampak untuk Industri?

“Rencana lima tahun” ke-14 China pun menguraikan serangkaian target yang mencakup target pengurangan 18% untuk “intensitas CO2” dan target pengurangan 13,5% untuk “intensitas energi” dari tahun 2021 hingga 2025.

Jika Mining Bitcoin di Cina Bermasalah akan Ada Efek Global

Data dari Cambridge Bitcoin Energy Consumption Index atau CBECI, memperkirakan Xinjiang menyumbang 35% dari kekuatan hashing Bitcoin China pada bulan April, dan menyumbang sekitar 23% dari tingkat hash dunia.

Kondisi penambangan yang lebih ketat dapat memiliki efek global. Beberapa orang percaya bahwa kejatuhan Bitcoin yang tajam menjadi $50.000 awal bulan ini sebagian disebabkan oleh penurunan hashrate Xinjiang karena pemadaman listrik sekitar 17 April.

Analis crypto populer Willy Woo berspekulasi whale yang memiliki orang dalam di industri mining Cina mengetahui hal ini sebelum pemadaman terjadi dan mereka menjual aset yang dimiliki sebelum mining pool ditutup sementara. Hal ini terlihat dari transaksi 9.000 Bitcoin yang tercatat di Binance.

Perlu diketahui Cina adalah negara dengan industri mining yang cukup besar, sehingga jika mining Bitcoin di Cina bermasalah. Maka sangat mungkin akan memberikan efek kepada harga Bitcoin atau dan aset crypto lain yang di mining.