Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Miners Tiongkok Berharap Masuknya Pembeli Baru Bitcoin Pada Pasar Crypto

Wafa Hasnaghina     Friday, May 8 2020

Mayoritas miners Tiongkok mengharapkan gelombang besar terhadap pembelian Bitcoin (BTC) dalam enam bulan ke depan. 

Menurut sebuah jajak pendapat oleh perusahaan layanan crypto RockX pada 4 Mei lalu, 57% dari miners Tiongkok mengharapkan sejumlah besar pembeli Bitcoin baru untuk ikut bergabung ke dalam pasar dalam waktu dekat ini. 

RockX mengklaim telah mensurvei 42 miners Bitcoin terkemuka dan anggota komunitas Mining Asia. Responden juga termasuk chief operating officer F2Pool Yu Chao, mitra TokenInsight Wayne Zhao, CEO Pandaminer dan OXBTC Wilson Guo dan kepala penjualan Bitmain APAC Fan Xiaojun.

Lebih dari 71% responden juga percaya bahwa pasar telah mendapatkan kembali kepercayaannya pada Bitcoin. Lebih lanjut, 45% responden percaya bahwa dalam enam bulan ke depan harga Bitcoin akan berkisar antara $10.000 dan $12.000, hampir 24% responden merasa harga akan bertahan di sekitar $10.000 dengan volatilitas rendah dan lebih dari 14% lainnya percaya BTC akan bernilai lebih dari $15.000.

Baca juga: Menakar Nasib Halving Bitcoin di Tengah Pandemi

Miners Optimis Terhadap Prospek Profitabilitas Bitcoin

Lebih dari 57% responden juga percaya, tingkat hash Bitcoin tidak akan berubah secara signifikan setelah peristiwa Halving nanti, dan berharap tingkat hash akan berada antara 110 dan 130 exahash per hari. Menurut situs web analisis jaringan Bitcoin, BitInfoCharts, hingga hari ini jaringan Bitcoin masih memiliki di tingkat hash 127 exahash per hari.

Hal ini sejalan dengan apa yang dipikirkan banyak orang di komunitas crypto. Dilansir dari Cointelegraph baru-baru ini, sekitar 37% komunitas cryptocurrency berharap Bitcoin memiliki tingkat hash yang lebih tinggi pada satu bula setelah halving rewards blok nanti.

Mayoritas miners Tiongkok juga berharap Bitmain’s Antminer S9 akan tetap menguntungkan setelah halving nanti. Antminer adalah sirkuit terintegritas khusus aplikasi miners Bitcoin pertama berdasarkan chip prosesor 16-nanometer, walau bukan mesin yang paling efisien.

Lebih lanjut, CEo RockX Alex Lam, yang telah mengelola perusahaan mining sejak 2013 lalu, mengatakan “musim hujan di Tiongkok, pertambangan domestik dapat memanfaatkan tenaga air yang murah dan terus beroperasi dengan mesin yang sudah lebih tua dan kurang efisien.”

Namun, Lam juga mencatat adanya pertambangan yang berbasis di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa yang dapat menghilangkan mesin-mesin yang lebih tua setelah halving, dan memprediksi tingkat hash Bitcoin akan turun sekitar 30% sebulan setelah peristiwa tersebut. 

Responden juga berharap ekonomi AS untuk ikut mempengaruhi Bitcoin di masa depan. 64% responden berharap langkah-langkah pelonggaran kuantitatif yang dilakukan oleh cadangan federal memiliki “efek positif” pada Bitcoin. Hanya 12% dari responden percaya langkah-langkah tersebut akan memiliki dampak yang sangat positif, sementara 12% lainnya berpikir hal terbut tidak akan berdampak apapun. 

Sumber