MetaMask Peringatkan Potensi Peretasan Melalui Metode Ini!

Naufal Muhammad

3rd May, 2021

MetaMask secara resmi mengumumkan peringatan mengenai metode phising yang sedang beredar saat ini terhadap para penggunanya.

Saat ini metode yang sedang digunakan oleh para peretas adalah melalui phising yang menggunakan bot sehingga dapat terjadi secara otomatis.

MetaMask Peringatkan Bahaya Phising

Peretasan terbaru adalah melalui metode phising yang meminta pengguna memberikan seed phrase atau kata-kata pengaman melalui tautan penipuan.

Nantinya pengguna akan diarahkan melalui Form Google Docs yang memiliki tampilan seperti portal penghubung ke MetaMask.

MetaMask telah membuat publikasi melalui Twitter yang mengingatkan bahaya ini akibat dilakukan melalui bot yang dapat terjadi secara otomatis.

Pada cuitan di Twitter Hari Senin, 3 Mei 2021, MetaMask memberikan peringatan bahwa peretasan terjadi dengan adanya portal “instant support”.

Nanti dari portal tersebut, pengguna akan diminta mengisi kata-kata pengaman atau seed phrase  melalui Google Docs.

Seed phrase adalah kata-kata kunci yang digunakan untuk pengguna yang ingin mengakses dompetnya kembali setelah hilang atau pindah perangkat.

Sehingga kegunaannya sangat penting yang membuat peretas sangat mengincar kata-kata unci tersebut.

Baca juga:

MetaMask menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki bantuan Google Docs dan tidak akan pernah meminta penggunanya memberikan seed phrase melalui Google Docs.

Saat ini MetaMask juga mendorong para penggunanya untuk mencari bantuan melalui pilihan “Get Help” untuk menghindari peretasan.

Mulai Banyak Peniru

Di luar hal tersebut, saat ini MetaMask juga mendorong para penggunanya untuk terus melaporkan para pihak yang meniru dan mengatasnamakan MetaMask.

Ditegaskan kembali bahwa para pengguna dapat melakukan laporan tersebut di aplikasi MetaMask sehingga terjamin akses sangat mudah.

Hal tersebut disebabkan saat ini mulai banyak lagi penipu dan juga peniru yang mengatasnamakan MetaMask untuk mendapatkan keuntungan.

Walau peringatan sudah dipublikasi, nampaknya masih terdapat beberapa penggunanya yang sudah tertipu, yang membuat MetaMask melakukan publikasi lebih besar lagi.

Baca juga: Pengguna MetaMask? Hati-hati ada yang Palsu!

Saat ini MetaMask menjadi salah satu dompet digital yang menjadi target utama oleh para peretas bersama dengan peningkatan dalam penggunanya.

Peretasan ini bukan pertama kalinya terjadi akibat pada Desember 2020, MetaMask juga mengalami peretasan dengan peretas yang meniru situs MetaMask.

Tujuannya sama yaitu untuk mendapatkan seed phrase dari para pengguna dengan cara menipu agar pengguna memberikannya secara cuma-cuma.

Phising menjadi salah satu masalah besar di dunia digital, tidak hanya MetaMask namun mayoritas identitas digital juga rentan terhadap phising.

Oleh karena itu, langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah selalu menjaga identitas diri dan kata sandi pribadi, serta selalu memberikannya dengan kewaspadaan dan hanya pada pihak resmi.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.