Token NFT Pertama Indonesia, Meong Token Listing di Hotbit Hari Ini

Anisa Giovanny

9th August, 2021

Token NFT Indonesia pertama yakni Meong Token akan melakukan listing di bursa Hotbit. Pada 8 Agustus 2021 pukul 12.30 WIB, Bogged Finance mencatat kapitalisasi pasar MEONG sebesar USD 46.527M dengan harga $0.0000000614592/MEONG.   

Berdasarkan historinya MEONG token sendiri telah mencapai kenaikan sekitar 17.000% atau 17 kali dari harga awal saat presale yang di mulai dari bulan Juni 2021.

Kenaikan ini merupakan suatu hal yang sangat menarik dan menggembirakan bagi para pemegang token MEONG sebab token ini adalah token yang berbasis komunitas. Apa yang menarik dari token komunitas adalah tidak adanya dominansi bagi pemilik dana yang besar (whale) sehingga harga dari MEONG cenderung stabil dari saat listing di DEX (Decentralized Exchanges). 

Deskripsi singkat Meong Token
Deskripsi singkat Meong Token

MEONG adalah gerakan sosial yang berbasis pada meme kucing “Maneki Neko”. Memiliki 3 pilar utama dalam pengembangannya, yaitu: ART, SOCIAL dan WEALTH. Meong sendiri berjalan diatas platform Binance Smart Chain (BSC20) sebagai blockchain karena lebih cepat dalam proses transaksi dan juga lebih murah.

Meong Token Targetkan Harga Satu Rupiah 

Seperti halnya proyek komunitas lainnya seperti Doge dan Shiba Inu yang sudah sukses tahun ini, MEONG juga berjalan dengan  sukarelawan dan sumbangan dari masyarakat. 

“Target MEONG selanjutnya adalah menyentuh 1 Rupiah,” tulis keterangan resmi dari Meong Token.

Target ini pun tentunya membutuhkan waktu yang panjang, namun, developer dari MEONG sendiri telah mempersiapkan langkah untuk mempertahankan ekosistemnya dengan membangun beberapa platform yang akan berjalan berbasis crypto. 

Platform  tersebut adalah Art, yang terdiri dari  NFT marketplace, e-Commerce, dan Games. Kemudian ada sosial yang terdiri dari  Donasi, Pet Care (terutama kucing), pengelolaan sampah dan restrukturisasi hutan Indonesia dan selanjutnya wealth untuk finansial yang terdesentralisas, diantaranya adalah  Wallet, Swap, Staking, Saving, dan Farming. 

Pengembangan platform ini akan memakan waktu selama setahun sejak MEONG akan akan listing di salah satu Exchanges terbesar di Korea yaitu Hotbit.io. 

“MEONG dibangun untuk memberikan dampak sosial bagi lingkungan. Tentunya, pertumbuhannya tidak hanya tergantung pada developer atau kami para founder, tetapi juga tergantung pada masyarakat, baik lokal maupun global,” ungkap Mbah Meong yang merupakan Ketua dari MEONG TOKEN tersebut.   

Bursa Hotbit telah mengumumkan pada website resminya bahwa mereka akan melakukan listing MEONG di Hotbit pada tanggal 9 Agustus 2021. Hari ini juga pada pukul 20.00 WIB, akan di adakan AMA ( Ask Me Anything ) melalui kanal telegram Hotbit Indonesia dengan para founder dari MEONG Token. 

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency