Berita Blockchain · 8 min read

Mengenal Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I)

Mengenal Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I). Kemajuan teknologi blockchain tidak hanya tampak di dunia internasional saja. Kini, Indonesia pun mulai menapaki jalan untuk menerapkan teknologi tersebut di kalangan industri secara luas.

 

Sejumlah perusahaan pegiat teknologi Blockchain di Indonesia telah sepakat untuk membuat wadah pagi para korporasi untuk mempercepat perkembangan sektor tersebut di Tanah Air. Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I), dipilih menjadi nama wadah tersebut untuk dapat melayani kebutuhan blockchain society di Indonesia.

Asosiasi Blockchain Indonesia didirikan pada tanggal 18 Januari 2018 oleh enam perusahaan Blockchain lokal, yaitu:

  • Blocktech Indonesia
  • Blockchain Zoo
  • Indodax
  • Indonesian Blockchain Network (IBN)
  • Luno
  • Pundi X.

A-B-I diresmikan secara langsung oleh Ketua KADIN Indonesia, Rosan P. Roeslani dengan Steven Suhadi sebagai Ketua/Chairman A-B-I. Hingga akhir Oktober 2018, anggota A-B-I sudah berjumlah sekitar 13 perusahaan, dan akan semakin bertambah hingga akhir tahun ini. Dalam proses penerimaan anggota asosiasi, A-B-I melakukan proses verifikasi dan seleksi bertahap dengan tujuan perusahaan yang bergabung kelak dapat berkontribusi secara aktif dalam perkembangan ekosistem blockchain society di Indonesia.

Asosiasi ini didirikan dengan tujuan untuk memudahkan akselerasi adopsi teknologi blockchain dalam era industri 4.0 melalui integrasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan. Teknologi blockchain memiliki potensi yang sangat besar, dan Indonesia memiliki talenta yang mumpuni sehingga A-B-I ingin mengambil momentum ini untuk dapat mengambil manfaat yang maksimal bagi Indonesia.

Dalam mewujudkan hal tersebut, salah satu yang akan dilakukan oleh Asosiasi Blockchain Indonesia adalah menghimpun pelaku industri agar secara bersama-sama dapat memahami apa saja yang diperlukan dalam menghadapi permasalahan yang ada. Nantinya, aspek tersebut akan disampaikan kepada pemerintah agar manfaat dan pertumbuhannya bisa optimal.

Baca Juga: BEKRAF Menggelar Blockchain Forum Terbuka

Selain itu, hal tersebut juga sekaligus untuk menyaring tipe pelaku industri, baik yang sesuai maupun tidak dengan regulasi di Indonesia, yang akan digodok kedepannya. Terkait dengan hal tersebut, A-B-I juga menjalin kemitraan dengan pemerintah sehingga perumusan kebijakan yang diperlukan demi kemajuan ekosistem teknologi blockchain di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

Walaupun kehadiran teknologi blockchain memiliki potensi yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia, namun tidak bisa dipungkiri banyak terjadi kesalapahaman terhadap teknologi ini. Banyak masyarakat dan komunitas (society) hanya mengenal blockchain sebatas pada bitcoin (digital asset), padahal sebenarnya bitcoin hanya satu dari banyak sekali aplikasi teknologi blockchain. Faktanya, manfaat dan kegunaan blockchain sebenarnya jauh lebih luas daripada hanya sekedar bitcoin. Oleh karena itu Asosiasi Blockchain Indonesia melakukan dan mendukung banyak event terkait sosialisasi dan edukasi mengenai teknologi Blockchain.

Hingga akhir Oktober 2018 ini, sudah ada lebih dari 10 event & forum yang diluncurkan dan didukung oleh A-B-I, sebut saja yang baru-baru ini adalah X-Blockchain Summit, Peruri Digital Business Transformation, Online Pajak, Making Indonesia 4.0 startup Kemenperin, Future of Finance with The Asian Banker, Blockchain for Supply Chain & Logistics, Women in Blockchain, Peluncuran Indonesia Blockchain Hub, Blockchain Applications and Economics Indonesia Forum, BlockJakarta Summit, BlockBali Summit, Forum Diskusi Penerapan Blockchain Kemkominfo, Bekraf Blockchain Forum, dan masih banyak lagi diskusi tertutup dan terbatas lainnya dengan berbagai pihak baik dari pelaku industri maupun Lembaga pemerintah seperti OJK, BI, Bappebti, Kementrian Keuangan dan lembaga non pemerintah lainnya.

Tidak hanya dari sisi edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat dan komunitas, bersama dengan Pundi X, A-B-I membuka donasi dalam bentuk aset kripto untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami bencana gempa tsunami di Palu-Donggala. Donasi dalam bentu aset kripto ini merupakan salah satu terobosan yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia maupun di Asia.

Website Resmi Asosiasi Blockchain Indonesia: https://asosiasiblockchain.co.id

Twitter Resmi Asosiasi Blockchain Indonesia: https://twitter.com/BlockchainIndo

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Felita Setiawan

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.