Coinvestasi (Banner Ads - Promo Coupon)

Berita Bitcoin · 6 min read

Menakar Jumlah Bitcoin yang Dimiliki Satoshi Nakamoto

Satoshi Nakamoto

Salah satu misteri dalam Bitcoin adalah identitas asli penemunya. Selama ini namanya hanya dikenal sebagai Satoshi Nakamoto, yang bukan merupakan nama sebenarnya. Selain itu, berapa banyak Bitcoin yang sebenarnya ia miliki pun tidak diketahui angka pasti jumlahnya.

Namun untuk pertanyaan kedua ini, menurut riset Bitmex, setidaknya Satoshi Nakamoto dapat memiliki 600.000-700.000 Bitcoin. Hal ini didasarkan pada penemuan bahwa penambang awal BTC dapat menghasilkan koin sebanyak itu.

Sementara itu, menurut analis bernama Sergio Demian Lerner, Kepala Ilmuwan RSK Labs, jumlah Bitcoin Satoshi Nakamoto adalah 1,1 juta berasal dari pola yang diidentifikasi dalam dua tahun pertama tren penambangan Bitcoin.

Pada tahun 2013, Lerner merilis sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar BTC awal yang dirilis ditambang oleh satu individu.

Menurut perkiraan Lerner, satu penambang mungkin telah memproses sekitar 22.000 blok pada tahun pertama Bitcoin, dan mungkin telah mengumpulkan total 1,8 juta BTC, 1,1 juta di antaranya belum digunakan.

Satoshi juga diperkirakan memiliki 20.000 alamat kripto yang berbeda. Dari sekian banyak alamat kripto yang dimiliki Satoshi Nakamoto, ada dua alamat kripto yang menarik perhatian komunitas sebagai berikut.

Baca juga: 7 Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia

Alamat Bitcoin Hal Finney

Salah satu alamat Satoshi Nakamoto yang menarik adalah yang dia gunakan untuk mengirim 10 BTC ke Hal Finney. Tetapi, alamat ini sudah tidak aktif sejak itu. Alamat tersebut memiliki 18,43 BTC atau setara dengan US$481.000 saat ini. Transaksi terakhir yang keluar dari alamat BTC ini terjadi pada 12 Januari 2009, hanya tiga hari setelah BTC diperkenalkan.

Alamat Bitcoin Genesis

Alamat BTC terkemuka milik Satoshi adalah alamat genesis. Alamat ini menambang blok pertama di blockchain Bitcoin. Dompet Satoshi Nakamoto ini memiliki saldo 72,6 BTC, saat ini nilainya sekitar US$1,9 juta. Seperti alamat sebelumnya, alamat genesis juga kadang-kadang menerima BTC sebagai penghargaan dari pengguna.

Fakta menarik mengenai alamat genesis adalah bahwa 50 BTC yang diterimanya sebagai hadiah penambangan blok pertama tidak dapat dihabiskan. 

Charles Hoskinson menjelaskan bahwa ini disebabkan karena Satoshi tidak memasukkan transaksi coinbase blok genesis ke dalam database transaksi global yang digunakan oleh node Bitcoin. Hoskinson juga tidak yakin apakah ini adalah tindakan yang disengaja oleh Satoshi atau hanya kesalahan.

Namun, sisa BTC dalam alamat yang dikendalikan oleh Satoshi Nakamoto dapat dibelanjakan secara normal. Sejauh ini, Satoshi belum menghabiskan Bitcoin-nya, yang merupakan salah satu alasan mengapa banyak orang berspekulasi bahwa dia mungkin sudah mati.

Baca Juga: Mengenal Satoshi, Satuan Terkecil dalam Bitcoin

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.