Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Likuiditas UNISWAP Turun 50%, Pengguna Pindah ke SUSHISWAP

Wafa Hasnaghina     Saturday, November 21 2020

Beberapa saat lalu, UNISWAP menyelesaikan program insentif likuiditas untuk penggunanya. Hal ini menyebabkan eksodus besar-besaran dari platform DeFi tersebut. 

Uniswap sendiri memiliki sistem pembuat pasar otomatis atau auto maket maker yang mengumpulkan dana dari pengguna dengan berbagai pasangan perdagangan. Misalnya saja, ETH/USDT atau UNI/ETH.

Pengguna Pergi dari UNISWAP

Nantinya, UNISWAP akan secara otomatis mencocokkan perdagangan. Sebagai imbalannya, platform tersebut akan membayar semua kontributor pools sebagian kecil dari biaya perdagangan yang dihasilkan pada platform, memberi mereka insentif untuk terus mengumpulkan dana mereka. Serta, dapat melakukan staking token likuiditas pada aplikasi DeFi lain.

Akibatnya, kumpulan tersebut sangat terpengaruh oleh banyak kumpulan yang menghasilkan hasil tertinggi bagi pengguna. Ini menjadikan mayoritas basis pengguna lebih mencari keuntungan daripada loyalitas pada DEX tertentu. Lebih lanjut, skenario ini justru menciptakan bom waktu. Pengguna akan condong mencari protokol yang memberikan hasil tertinggi untuk sementara menarik dana tertinggi, tetapi membuat pengguna akan dengan cepat keluar ketika tidak ada lagi hasil atau keuntungan yang bisa didapatkan.

Sempat menginjakan kaki di tingkat teratas dalam jumlah TVL di pasar DeFi, UNISWAP menjadi goyah ketika hampir 50% pengguna keluar dari protokol tersebut. Saat penulisan dilakukan, protokol ini kembali turun menjadi peringkat ke-5 dari sebelumnya turun ke posisi 3 hanya dalam 24 jam.

Baca juga: Program Rewards UNISWAP Selesai, Ada Eksodus Lebih dari $1 Miliar

Pengguna Disinyalir Pindah ke SUSHISWAP

Beberapa protokol lainnya kemudia berhasil “menarik” pengguna. Namun, tampaknya Susishwap yang paling banyak mengambil jumlah terbanyak pengguna dari UNISWAP. 

Proyek Sushiswap sendiri dikenal ketika melakukan migrasi dari UNISWAP dan sempat menimbulkan kontroversi lantaran penciptanya yang anonim “menjual” platform kepada orang lain. 

Baca juga:

Menurut data DeFi Pulse, semula TVL Sushiswap relatif kecil yang hanya berjumlah $250 juta pada minggu lalu, tetapi meningkat menjadi lebih dari $1,05 miliar setelah Uniswap turun peringkat.

Sementara itu, token SUSHI menunjukan kenaikan pada harga. Saat penulisan token tersebut diperdagangkan dikisaran 1,56 USD dan meningkat hampir lebih dari 18% dalam 24 jam terakhir.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini