Kurang 17% Lagi, Bitcoin Capai All-Time-High Bulanan

Wafa Hasnaghina

25th August, 2020

Tinggal beberapa hari lagi sebelum Bitcoin melakukan penutupan harga candle bulanan di Agustus ini. Jika Bitcoin ditutup pada level harga saat ini, itu akan menandai penutupan candle bulanan all-time-high.

Banyak para analis Bitcoin yang berharap harga terus naik dari harga saat ini sehingga penutupan harga bulanan dapat mencapai nilai di sekitar $13.800.

 Terkait hal tersebut, kepala analis teknis di Blockfyre mengatakan: 

“#Bitcoin hanya membutuhkan 17% lagi bulan ini untuk menanggalkan nilai tertinggi setelah tahun 2019 lalu, dan juga akan menjadi nilai bulanan tertinggi dalam sejarah! Kita sudah sangat dekat! Sudah sangat dekat. Mari tutup harga bulan ini dengan semangat!”

Analis tersebut mengatakan bahwa penutupan Bitcoin di all-time-high bulanan dan tertinggi aktual tahunan 2020 mengindikasikan pasar dalam keadaan bulls.

Baca juga: 4 Tren Ini Tunjukan Bitcoin Berada Pada Bull Run Jangka Panjang

Para analis juga mengatakan, hal tersebut dapat mengkonfirmasi kondisi tren bull makro yang ada di pasar Bitcoin dan berharap itu akan membawa BTC kembali ke level all-time-high-nya di $20.000.

Harapan Sudah Dalam Kendali

Saat ini, Bitcoin masih berada di bawah level all-time-high pada grafik bulanan dan grafik harian. Nilai all-time-high Bitcoin di masing-masing grafik ada di $13.800 dan $20.000. Di sisi lain, para analis percaya kondisi bullish sedang mengendalikan pasar Bitcoin saat ini.

Raoul Pal, mantan kepala divisi penjualan hedge fund Goldman Sachs Eropa, mengatakan pada awal tahun ini, ia sangat optimis pada kondisi pasar Bitcoin daripada sebelumnya. Ia juga mengutip analisis teknis dan fundamental dalam mendukung sentimen optimisnya ini.

Dilihat dari segi analisis teknis, ia mencatat Bitcoin telah menembus harga di atas pola titik penting yang membatasi aksi harga selama tiga tahun terakhir ini. Pola teknis ini menunjukan pola penting jangka panjang pada Bitcoin.

Selain itu, dari sisi analisis fundamental, Pal menunjukan bahwa Bitcoin adalah satu-satunya aset yang berhasil melampaui pertumbuhan neraca G4. Meskipun jika dilihat secara historis hal ini tidak bisa memprediksi masa depan suatu aset,tetapi Pal berpendapat bahwa hal ini mengindikasikan bahwa Bitcoin merupakan aset penyimpan nilai.

Analis komoditas senior di Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, juga optimis terkait dengan kondisi ini. Ia berpendapat bahwa adanya sejumlah tren makri, bersama dengan teknis positif dan metrik on-chain, hal ini dapat dan akan mendorong kenaikan harga di pasar mata uang kripto ini.

Informasi Ini dapat dibaca kembali di sini