JP Morgan Ambil Pendekatan Pro-Crypto?

Wafa Hasnaghina

1st June, 2020

Pendekatan pro-crypto yang dilakukan JP Morgan merupakan perubahan besar dari sikap anti-Bitcoin yang selama ini dipegangnya hingga saat ini. Sudah bertahun-tahun J.P. Morgan, bank terbesar AS dalam hal aset, berjuang melawan Bitcoin dan mata uang digital lainnya dengan argumen-argumen mereka.

Jika melihat kembali pada bulan September 2017, kepala eksekutif JP Morgan, Jamie Dimon, menyebut Bitcoin sebagai sebuah penipuan. Ketika itu harga Bitcoin berayun-ayun secara liar dari sekitar $ 20.000 per Bitcoin menjadi di bawah $ 4000.

Namun, tampaknya saat ini hubungan antara JP Morgan dan Bitcoin yang penuh gejolak tersebut telah mulai melunak. Hal ini dikarenakan adanya langkah pendekatan pro-crypto yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Menyusul penambahan pelanggan pertukaran crypto pertamanya, terdapat sebuah laporan bahwa Jamie Dimon telah mengadakan pertemuan rahasia dengan Coinbase yang merupakan pertukaran crypto utama.

Baca juga: JP Morgan: Bitcoin Terima Lebih Banyak Minat Institusional

JP Morgan pro-crypto untuk koin JP Morgan?

Laporan Wall Street Journal awal bulan ini, setelah periode eksplorasi yang panjang, J.P. Morgan menandatangani sebuah dokumen terkait pertukaran dengan Coinbase dan Gemini crypto. Hal ini setelah akun kedua pertukaran Bitcoin ini disetujui oleh JP Morgan bulan lalu.

Selama bertahun-tahun, komunitas crypto mengeluh tentang bank, termasuk JP Morgan yang menolak layanan dan memblokir akun yang berhubungan dengan bisnis cryptocurrency.

Sementara itu, Jeff Roberts, penulis buku ‘Kings of Crypto’ mengungkapkan pada acara promosi bukunya tersebut bahwa pertemuan rahasia itu telah dilakukan oleh Jamie Dimon dengan kepala eksekutif Coinbase Brian Armstrong sejak 2018. Ironisnya, hingga saat ini Jamie Dimon masih dianggap sebagai musuh terbesar Bitcoin.

Meskipun demikian, pendekatan pro-crypto JP Morgan memperluas pengetahuan dan penggunaan Bitcoin. Kepala layanan perbendaharaan digital dan blockchain di JP Morgan, Umar Farooq pada 2017, menyatakan bahwa JP Morgan mendukung mata uang crypto yang diatur dan dikendalikan dengan baik.

Tahun lalu, J.P. Morgan meluncurkan JPM Coin sendiri sebagai jawaban untuk Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, JPM Coin dipatok terhadap dolar dan bertujuan untuk mempercepat dan mengurangi biaya pembayaran global.

Informasi selengkapnya dapat dibaca di sini