Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Gunakan Pintu Buat Investasi Bitcoin Jangka Panjang!

Wafa Hasnaghina     Monday, November 16 2020

Meski berada di tengah kondisi ekonomi global yang lesu akibat pandemi Covid-19, kinerja sejumlah mata uang crypto seperti Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) dapat dinilai sangat mengesankan. Aksi harga baru-baru ini membuat banyak investor mulai melirik mata uang crypto yang dianggap sebagai emas digital, sebagai aset mereka. Meski begitu, harga crypto yang sukar diprediksi dan volatilitas yang tinggi membuat investasi crypto dianggap terlalu menantang dan tidak mudah, apalagi bagi pendatang baru. 

Bermula dari masalah tersebut, Aplikasi Pintu menghadirkan cara baru berinvestasi aset crypto. Apalagi jika bukan dengan konsep NABUNG RUTIN. Fitur ini hadir guna menjawab banyak pertanyaan pengguna terkait waktu yang tepat untuk berinvestasi mata uang crypto.

Jeth Seotoyo, selaku CEO Pintu menjelaskan,

“Pertanyaan tentang ‘kapan waktu yang tepat untuk membeli Bitcoin’ kerap diajukan para pendatang baru di dunia crypto. Sayangnya, memprediksi pergerakan harga crypto tidaklah semudah yang dibayangkan karena volatilitas harga yang tinggi. Belum lagi ada kecenderungan emosi FOMO (fear of missing out) yang menyebabkan investor justru membeli banyak aset saat harga melejit mahal mendekati puncak, bukan saat murah.”

Secara umum, fitur nabung rutin mengacu pada strategi investasi Dollar Cost Averaging (DCA) yang biasa digunakan untuk investasi emas, saham dan reksadana. Dengan menggunakan strategi DCA ini, investor pada umumnya akan membeli crypto secara rutin setiap minggu ataupun setiap bulan dengan nilai Rupiah yang sama, tanpa peduli harga crypto saat itu. Singkatnya, investor cukup membeli crypto secara konsisten agar dapat memperoleh untung dan menghindari risiko membeli crypto dalam jumlah besar ketika harganya terlalu tinggi.

Sebagai contoh, cobalah melihat strategi nabung rutin Bitcoin dengan nilai Rp 100.000 setiap minggu selama setahun dari Oktober 2019 – Oktober 2020. Ketika harga turun, kamu akan mendapat lebih banyak Bitcoin, dan sebaliknya saat harga naik, Bitcoin yang kamu dapat lebih sedikit.

Meskipun harga Bitcoin berfluktuasi, pengguna tetap bisa menjaga posisi profit karena pertumbuhan fundamental Bitcoin yang semakin baik. Hasilnya, dari total modal 5,3 juta Rupiah, nilai investasi BTC pengguna, sekarang bernilai 7,7 juta Rupiah, atau untung 48% dari modal awal

Dengan fitur nabung rutin, pengguna dapat membuat jadwal rutin investasi crypto. Nantinya, Pintu akan otomatis mengirim pengingat dan notifikasi sesuai jadwal yang telah diatur.

Kesimpulannya, Nabung Rutin adalah strategi yang efektif, mudah, dan resikonya relatif lebih rendah dibandingkan dengan mencoba menebak harga. Investasi tidak perlu terburu – buru, apalagi emosional. Kuncinya adalah konsistensi.

“Pintu ingin memberikan akses bagi semua orang yang ingin memiliki crypto dan menunjukkan bahwa crypto bisa jadi alternatif untuk investasi jangka panjang. Cara menabung rutin bisa jadi strategi investasi jangka panjang yang yang baik dan lebih aman untuk investasi, sehingga tidak perlu khawatir maupun kecewa dengan pergerakan harga naik turun.”