Berita

India Menjadi Tuan Rumah Kongres Blockchain Internasional

single-image

International Blockchain Congress

 

Penggemar teknologi dan pemimpin global berkumpul di India untuk Kongres Blockchain internasional untuk peluncuran konsorsium protokol Blockchain, disalurkan ke arah pengembangan cryptocurrency di dunia.

Kongres Blockchain internasional, puncak pertemuan untuk para penggemar blockchain telah diluncurkan di India pada Jumat 27 Juli 2018.

Kongres yang mendatang bertujuan untuk meluncurkan konsorsium protokol ‘Global Blockchain’. Kongres global yang terdiri dari berbagai negara yang bertujuan untuk menerapkan teknologi blockchain di setiap aspek kehidupan dan juga mendorong penerimaan cryptocurrency sebagai sarana pertukaran di seluruh dunia.

Para dewan akan diperkenalkan selama International Blockchain Congress (IBC) yang akan diselenggarakan di India.

Acara ini akan diselenggarakan bersama oleh pemerintah negara bagian Telangana, pemerintah negara bagian Goa, NITI Aeyog, Pemerintah India dan penyelenggara acara, Nucleus Vision. Acara ini bertujuan untuk merevolusionerkan status quo, mengubah cara melakukan sesuatu secara tradisional, melalui penggunaan teknologi blockchain dalam setiap aspek kehidupan seperti kesehatan, teknologi, keuangan, hukum dan mesin lain yang membuat sebuah negara bekerja.

IBC mengharapkan untuk menyatukan lebih dari 3000 investor ahli teknologi, inovator, desainer, startup dan pemangku kepentingan utama lainnya di sektor blockchain.

Chief Executive Officer Nucleus Vision, Abhishek Pitti, dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh cryptoinvest, katanya:

“Beberapa inisiatif yang akan membantu dalam penyebaran teknologi blockchain perlu diambil selama konferensi protokol konsorsium ‘Global Blockchain’ akan diluncurkan dalam acara tersebut. Hal ini akan menjadi tonggak penting dalam mempopulerkan blockchain dan menyederhanakan berbagai pemangku kepentingan dan upaya yang terjadi secara global menuju tujuan kolektif dan terpadu. India dan Cina, adalah anggota konsorsium ini. “

Penyelenggara acara menegaskan bahwa acara itu akan menciptakan serangkaian kemungkinan baru bagi para pemangku kepentingan di industri, sembari menyebarkan teknologi blockchain secara universal.

Kebanyakan orang di seluruh dunia masih skeptis tentang adopsi teknologi blockchain. Meskipun potensi itu terlihat, tetapi masih ada banyak pertanyaan dari orang awam maupun petinggi yang ada dalam industri blockchain. Konferensi tersebut akan menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan.

Walaupun blockchain masih lumayan baru, akan tetapi teknologi blockchain sudah di adopsi oleh banyak negara, industri, dan organisasi perusahaan-perusahaan.

Negara-negara di Asia dan Eropa adalah yang paling akomodatif dalam hal ini. Bahkan beberapa negara memberlakukan undang-undang yang akan ramah blockchain, untuk mendorong platform blockchain untuk mengatur ekosistem mereka di negara masing-masing.

Keberhasilan konferensi tersebut akan menyebarkan teknologi blockchain ke Afrika dan beberapa bagian Amerika yang masih tertinggal dalam hal ini.

You may also like