Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Hester Peirce: SEC Uji Coba Regulasi DeFi

Wafa Hasnaghina     Sunday, September 6 2020

Dalam sebuah wawancara, Hester Peirce, regulator yang dikenal sebagai “Crypto Mom” yang bulan lalu dilantik sebagai komisaris di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyatakan rencananya untuk lima tahun ke depan dan mengungkapkan beberapa hal terkait dengan regulasi DeFi.

Keuangan terdesentralisasi atau DeFi memang menjadi topik hangat di kalangan pemangku kepentingan dan juga industri mata uang kripto. Ini mengingat proyek-proyek DeFi menjadi proyek berharga miliaran dolar bahkan lebih dan masih terbilang sangat baru. 

SEC sendiri merasa topik ini akan sulit untuk ditangani terkait dengan sistem protokol pinjaman non-kustodian, aset dan bursa sintetis, dan belum lagi referensi-referensi lainnya. Beberapa pengacara mengajukan kajian terkait dengan distribusi aset dalam DeFi. Namun, jelas DeFi mengusung protokol desentralisasi, yang kontrol dan kendali dalam jaringan bukan dibebankan kepada hanya satu entitas.

Prioritas Utama Hester Peirce

“Tujuan DeFi, dari perspektif yang saya pahami, adalah untuk menghilangkan perantara dan memungkinkan orang untuk terlibat satu sama lain secara langsung,” ujar Hester Peirce. “Dan biasanya, cara regulator mengatur sistem keuangan adalah dengan mengatur perantara (yang terlibat) tersebut.”

Dikenal sebagai salah satu pendukung mata uang kripto, Pierce ingin mengubah peraturan yang ada, untuk lebih memudahkan masyarakat Amerika dalam mengakses pasar mata uang kripto yang telah diregulasi. Nantinya, regulasi ini akan membuat lebih banyak perusahaan kripto untuk mengatur dan menggalang dana dalam kerangka kerja yang wajar.

“Prioritas utama saya, terkait banyak hal, dan bukan hanya mencakup lingkup kripto, adalah membuat cara untuk memungkinkan banyak orang di pasar untuk terlibat dalam transaksi yang saling menguntungkan.” ujarnya.

Salah satu rencata utama Peirce untuk lingkup kripto adalah melakukan revisi draf kebijakan “safe harbor” yang akan memberikan perusahaan mata uang kripto waktu selama tiga tahun untuk mengalihkan kekuasaannya kepada komunitas yang mereka miliki. 

Di luar semua hal tersebut, banyak orang di dunia kripto berharap Peirce akan menjadi penyelamat industri ini. Namun, Peirce sendiri hanya bisa mengikuti kebijakan yang ada. Terlebih masih banyak rekan komisaris lain yang sikapnya kurang mendukung industri ini.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini