Berita Bitcoin · 6 min read

Gagal Minting Runes, Bitcoin Senilai Rp1,5 Triliun Lenyap

Kamis, 06 Juni 2024
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Sebanyak 1.365 Bitcoin (setara dengan Rp1,5 triliun pada harga saat ini) hilang begitu saja setelah pengguna mencoba melakukan mint pada Rune 777 LEEROY•JENKINS di Runes yang ternyata dianggap tidak valid.

Runes adalah protokol standar token yang memungkinkan penerbitan token yang dapat ditukarkan di jaringan Bitcoin. Protokol ini memberikan cara yang lebih efisien bagi pengguna untuk membuat token semacam itu.

Baca juga: Mengenal Runes, Protokol Baru di Jaringan Bitcoin

Mint Dianggap Tidak Valid

Menurut data dari Ord.io pada Rabu (5/6/2024), aktivitas mint pada Rune 777 LEEROY-JENKINS menyebabkan lonjakan biaya jaringan Bitcoin hingga 150 sat/vB, yang membuat 1.365 BTC terbuang percuma untuk mint yang tidak valid.

Pengguna X dengan nama LeonidasNFT menjelaskan bahwa Runes berfungsi seperti lelang. Jika transaksi pengguna tidak ditambang sebelum jendela mint ditutup, mereka akan kehilangan dana dan tidak mendapatkan mint tersebut.

Meskipun pada saat pengguna menetapkan biaya untuk pesanan mereka terlihat seperti mint tersebut akan valid, hal ini tidak menjamin bahwa biaya jaringan Bitcoin tidak akan naik sebelum block berikutnya ditambang. Kenaikan biaya tersebut dapat menyebabkan transaksi lain diprioritaskan di atas transaksi yang dilakukan pengguna.

“Jika Anda gagal memasukkan transaksi Anda ke dalam block, Anda akan kehilangan BTC dan tidak menerima Rune. Begitulah cara kerja protokol ini,” ujar Leonidas.

Nama LEEROY JENKINS berasal dari karakter ikonik dalam game online World of Warcraft yang diciptakan oleh Ben Schulz. Data dari Ord.io menunjukkan bahwa LEEROY•JENKINS memiliki pasokan maksimal sebesar 69,4 juta token.

LEEROY•JENKINS. Sumber: Ord.io

Adapun token tersebut memiliki 1.472 pemegang dan telah menyelesaikan 57.850 mint.

Baca juga: Runes Dominasi Transaksi di Blockchain Bitcoin

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.