Berita Blockchain · 6 min read

Upgrade Fusaka Ethereum Meluncur di Testnet Sepolia

Rabu, 15 Oktober 2025
ethereum
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Ethereum resmi mengaktifkan upgrade Fusaka di jaringan uji Sepolia, menandai langkah besar berikutnya dalam upaya jangka panjang jaringan ini untuk meningkatkan skalabilitas dan kinerja.

Menurut laporan Cointelegraph pada Selasa (14/10/2025), tahap di Sepolia berfokus pada pengujian stres terhadap sistem data availability (DA) baru serta batas block gas yang lebih tinggi sebelum pengembang melanjutkan ke tahap akhir di testnet Hoodi pada akhir bulan ini.

Pembaruan ini merupakan fase kedua dari tiga tahap implementasi roadmap Fusaka, setelah sebelumnya diaktifkan di testnet Holesky pada 1 Oktober lalu.

Baca juga: Negara Ini Adopsi Ethereum untuk Sistem Identitas Nasional

Peningkatan Performa dan Uji Skala Besar

Fusaka menghadirkan serangkaian peningkatan performa dan konsensus, termasuk rencana untuk menaikkan batas block gas Ethereum menjadi 60 juta. Dengan kapasitas tersebut, setiap blok dapat memproses lebih banyak transaksi serta aktivitas smart contract yang lebih kompleks, sekaligus menguji apakah node mampu tetap stabil di tingkat beban yang lebih tinggi.

Selain peningkatan kapasitas blok, Fusaka juga memperkenalkan sistem baru bernama Peer Data Availability Sampling (PeerDAS). Teknologi ini memungkinkan validator Ethereum memverifikasi data transaksi dengan hanya mengambil potongan kecil dari beberapa rekan (peer), alih-alih mengunduh seluruh data. Pendekatan ini mempercepat proses validasi, meningkatkan skalabilitas, dan tetap mempertahankan desentralisasi jaringan.

Sejak diluncurkan pada Juli 2015, Ethereum telah melalui beberapa pembaruan besar untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi. Ethereum Foundation sendiri pertama kali mengumumkan jadwal uji Fusaka pada 26 September lalu, yang menjadi tahapan akhir sebelum peluncuran mainnet pada Desember 2025.

Pembaruan ini mengikuti jejak upgrade Pectra yang diaktifkan pada Mei 2025 dan menjadi tonggak penting dalam evolusi jaringan Ethereum. Pectra sebelumnya memungkinkan akun biasa berfungsi seperti smart contract dan membayar biaya gas menggunakan token selain ETH, serta menaikkan batas staking validator dari 32 menjadi 2.048 ETH.

Sementara itu, upgrade Dencun pada Maret 2024 berhasil menurunkan biaya transaksi hingga 95% hanya dalam waktu setahun setelah diimplementasikan. Sebelumnya, The Merge pada September 2022 menjadi momen paling bersejarah ketika Ethereum beralih dari mekanisme proof-of-work (PoW) ke proof-of-stake (PoS), mengakhiri era penambangan dan menurunkan konsumsi energi hingga 99%.

Baca juga: Upgrade Fusaka Ethereum Dijadwalkan Rilis Desember 2025

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.