Coinvestasi (Banner Ads - Promo Coupon)

Berita Bitcoin · 7 min read

Fed Atur Strategi Terkait Inflasi, Saatnya Bitcoin Bersinar

Federal Reserve (Fed) baru-baru ini membuat langkah baru terkait dengan inflasi tinggi yang mengancam negara Amerika Serikat. Pasalnya, untuk membantu perekonomian tetap berjalan Fed terus mencetak uang sebanyak-banyaknya untuk diberikan kepada lembaga-lembaga institusional yang membutuhkan.

Ketua Fed, Jerome Powell menyatakan langkah tersebut pada Kamis, 27 Agustus lalu dalam pidatonya di konferensi virtual Jackson Hole Economic Symposium. Kebijakan ini menargetkan inflasi rata-rata sebesar 2% atau lebih tinggi dari target tersebut sebelum menaikan suku bunga.

Langkah ini dirasa paling menguntungkan, 

“Banyak yang bertentangan terkait Fed ingin menaikan inflasi. Namun, inflasi yang terlalu rendah juga dapat menimbulkan risiko serius bagi perekonomian.”

Banyak investor mengatakan pasar saham nantinya akan ditopang oleh lebih dari 3 triliun USD, hasil dari pencetakan uang besar-besaran oleh Fed. David Portnoy dari Barstool Sport, menyatakan hal ini memberikan banyak orang “uang cepat” ke pasar saham.

Baca juga: Begini Cara Fed Dorong Bitcoin All-Time-High di 2021

Cara Fed Mengontrol Perekonomian Amerika

Cara lama yang biasanya digunakan, jika inflasi mulai naik di atas 2%, Fed akan mengambil alih dengan menaikan suku bunga agar tidak naik lebih tinggi lagi. Namun, metode yang sekarang, Fed akan membiarkan inflasi berjalan di atas target 2%.

Peran Fed sebagai pencetak uang dengan tujuan merangsang perekonomian negara akan menyebabkan potensi lebih banyak uang mengalir ke pasar saham dan tentunya dapat merangsang masuk ke pasar aset Bitcoin.

Upaya Fed yang terus mencetak uang tersebut akan mendorong orang-orang masuk ke dalam pasar mata uang kripto dan mulai memegang Bitcoin sebagai aset pegangan.

Inflasi Tinggi, Bitcoin Makin Bersinar

Tentunya ini dilatarbelakangi keunggulan dan sistem yang mendasari Bitcoin, fakta bahwa Bitcoin hanya berjumlah 21 juta BTC, kebijakan moneter Bitcoin yang tidak mengikuti aturan pusat, kode protokol Bitcoin dan tidak dapat diubah hanya dengan keputusan sekelompok kecil orang, membuat Bitcoin memiliki konsensus yang luas dan melibatkan setiap entitas sekecil apapun di dalam protokolnya.

Baca juga: Ekonom Saifedean Ammous, Bitcoin, Bentuk Uang Paling Canggih yang Pernah Dibuat

Keunggulan tersebut dapat membuat harga Bitcoin bergejolak karena kekuatan pasar bebas, tetapi hal itu tidak akan menyebabkan Bitcoin terdevaluasi.


Informasi ini dapat dibaca kembali di sini

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.