Ethereum Mulai Tunjukan Biaya Gas dan Total Biaya Rendah!

Wafa Hasnaghina

8th December, 2020

Ada banyak optimisme terkait dengan peluncuran Ethereum 2.0 dan migrasi dari model verifikasi Proof-of-Work ke Proof-of-Stake.

Jika melihat kembali kegunaan dan fungsionalitas dari jaringan Ethereum, ini sama ketika melihat penggunaan massal blockchain utama lainnya seperti Bitcoin.

Dibandingkan harga terdahulu, saat ini Ethereum secara signifikan telah mampu membuat transaksi di dalam jaringan menjadi lebih murah dibandingkan dengan Bitcoin, mengenakan biaya rata-rata Rp425 untuk transaksi Ethereum biasa.

Biaya Lebih Rendah Untuk Pengguna, Lebih Banyak Nilai untuk Validator

Menurut Crypto Fees, saat ini jaringan Ethereum hanya memproduksi biaya di kisaran $1,6 juta dibandingkan dengan Bitcoin $895.000. Serta, rata-rata biaya tujuh hari, Ethereum mencatatkan $2,43 juta dibandingkan dengan Bitcoin $1,97 juta.

Perbandingan penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah biaya transaksi dalam melakukan transaksi Bitcoin serta jumlah total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Seperti yang dinyatakan di atas, rata-rata biaya Ethereum dari beberapa minggu terakhir adalah sekitar Rp4.250 dan hanya perlu waktu sebentar untuk menyelesaikan sebuah transaksi (dengan asumsi biaya gas cukup tinggi).

Di sisi lain, pengguna Twitter @antiprosynth menunjukkan, biaya transaksi Bitcoin rata-rata sekitar Rp82.000, dan dapat memakan waktu hingga satu jam sebelum transaksi benar-benar diverifikasi dan diselesaikan.

Saat mempertimbangkan perbedaan harga biaya transaksi utama antara Bitcoin dan Ethereum, penting untuk dipahami meskipun harga transaksi Ethereum jauh lebih rendah, total biaya yang dibayarkan jauh lebih tinggi daripada Bitcoin.

Metrik ini mengindikasikan jumlah transaksi yang terjadi di jaringan Ethereum secara besar-besaran melebihi Bitcoin, dan menghasilkan biaya yang jauh lebih banyak kepada validatornya sekaligus membebankan biaya yang lebih sedikit kepada penggunanya untuk melakukan transaksi ini.

Dampak Ethereum 2.0

Lantaran Ethereum baru-baru ini mengganti mekanisme verifikasi bukti kepemilikan, lebih banyak pengguna akan dapat mengambil bagian dalam melakukan stake dan validasi agar membuat keamanan lebih kuat.

Fokus dari migrasi dari ETH 1.0 ke ETH 2.0 adalah untuk mengurangi biaya transaksi serta waktu transaksi.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini