Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Diskusi Bersama Market Expert di Kopdar!

Aulia Medina     Thursday, December 27 2018

Pada 7 Desember 2018, Coinvestasi bersama dengan Forum Bitcoin Indonesia menyelenggarakan talkshow Kopdar-Komunitas Crypto yang turut dimeriahkan oleh speakers-speakers keren seperti Lawrence Samantha dari Honest Mining, Danny Tan dari Cryptowatch dan M. Deivito dari Indodax. Acaranya sendiri berlangsung di UnionSpace, Satrio Tower, lt.16 Kuningan, Jakarta, disana kita bisa saling berdiskusi dan sharing mengenai cryptocurrency dengan sesama komunitas crypto.

Deivito dari Indodax (Indonesia Digital Asset Exchange) menjelaskan bahwa indodax adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli digital aset, saat ini membernya sudah mencapai 1,5jt orang sejak tahun 2014. “Background saya bukan ekonomi, namun hal yang paling penting saat transaksi adalah butuh medium yang sama-sama disepakati.” Tuturnya. Ketika ada yang bertanya, bitcoin saat ini mau jatuh sampai mana ya?

Danny Tan dari Cryptowatch menjawab, bahwa saat ini bitcoin bisa turun karena kemarin naiknya lebih cepat. “Sekarang akan menuju ke harga yang stabil tapi belum tau di angka berapa, turun lagi atau tidak, dan ini akan lama. Ada yang memprediksi 2019 akan turun lagi, 2020 akan turun lagi.” Sama seperti cara kita ngeliat uang, valuenya seperti apa, bahkan fiatpun nilainya sama, 50ribu sekarang sama beberapa taun lagi, nilainya tetap sama namun tentu valuenya akan berubah. Begitupun dengan dolar. Dan itu memang terjadi. Dan ini bukan karena crypto, aset pun juga seperti itu. Bitcoin masih muda, marketnya baru.”

Baca Juga: Harga Ethereum Melebihi Bitcoin Cash untuk Pertama Kalinya!

Bitcoin ini masih muda sekali, masih awam, jadi setiap kali kita dapat informasi seputar bitcoin, kita harus memilah-milah informasi yang kita lihat. Dan dengan ikut-ikut event atau workshop seperti ini tentunya membantu kita dalam memperolah informasi dari sumber yang terpercaya. Survey di Indonesia dari usia 25-34 tahun seberapa paham mereka tentang cryptocurrency? 63% sudah familiar. Namun yang paham, kurang dari 10%.

Danny selaku CoFound Cryptowatch mengutarakan jika sebenarnya, “Banyak orang yang ingin tau apa itu Blokchain, dari sana lah bikin komunitas, dengan tujuan untuk mengedukasi fokus sistem Blockchain di Indonesia.” Sedangkan Lawrence selaku CoFound & CEO Honest Mining mengungkapkan tujuan awalnya yaitu, “Sebagai hobi saja mining, lalu coba ikuti perkembangannya.”

Sistem dan Regulator

Regulasi kalau ditanya siap atau tidak dengan Blockchain, tentu mungkin saja belum siap. Selaku komunitas Crypto, Deivito berharap jika regulasi yang akan ditetapkan kedepannya semoga akan mendorong, bukan mematikan. “Karena saat ini orang mulai mengerti dan tau, kalau mengeluarkan regulasi yang mematikan, maka kita tidak akan berkembang.” Dulu banyak yang tidak tertarik bahkan menolak belajar tentang bitcoin, kalau ada regulasinya kita juga tenang. Karena sempat ada sentimen negatif tentang bitcoin. Semoga Indonesia bisa jadi leadernya, karena sekarang negara-negara lain juga masih bingung terkait dengan regulasi yang akan ditetapkan.

Kita selalu sampaikan ke regulator, orang Indonesia masih bisa bertransaksi di luar negeri. Regulator juga sadar bahwa ini tidak bisa dilarang. Ia juga mengungkapkan pada saat dulu melakukan event, “Faktanya perbedaan antara 2017 dan 2018 berasa sekali, 2017 peserta yang datang masih banyak yang ikut-ikutan. Tahun 2017, pertanyaan yang disampaikan sudah future oriented, setahun ini perubahan kesiapan segelintir orang di Indonesia sudah berubah. Kalau sudah ada regulasinya tentu lebih baik.”