Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Diginex Luncurkan Pertukaran Crypto Derivatif di Singapura Jelang Listing NASDAQ

Wafa Hasnaghina     Sunday, August 2 2020

Perusahaan layanan dan teknologi keuangan Blockchain, Diginex meluncurkan pertukaran derivatif crypto di Singapura, salah satu negara ramah mata uang digital. Pertukaran baru ini diharapkan menawarkan produk yang jauh lebih kompleks, tetapi mudah dari yang ada pada umumnya.

Pengembangan ini terkait erat dengan rencana perusahaan tersebut untuk go public melalui listing NASDAQ pada pertengahan September nanti

Bursa Pertukaran Crypto Derivatif EQUOS.io Diluncurkan di Singapura

Diginex ini mengoperasikan sebagian besar layanannya dari Hongkong yang merupakan basis negaranya. Namun, dengan keramahan Singapura terhadap regulasi crypto, EQUOS.io akhirnya diluncurkan di sana. 

Richard Byworth, Kepala Eksekutif Diginex, berpendapat bahwa regulasi di Singapura lebih fleksibel dan jelas, berbeda dengan regulasi yang ada di Hong Kong. Dia menambahkan bahwa “Singapura sedikit lebih fleksibel dalam cara mereka memikirkan segala sesutaunya.” Selain itu, Singapura kurang preskriptif tentang model operasi perusahaan crypto, meskipun perusahaan-perusahaan crypto juga diharuskan memiliki lisensi.

Hong Kong Kurang Mendukung Bursa Pertukaran Crypto Derivatif

Laporan ini juga menginformasikan terkait dengan regulasi di Hongkong yang kurang mendukung perdagangan derivatif mata uang crypto. Lebih dari itu, regulator pasar utama negara tersebut juga mengindikasikan penolakan terhadap legalitas kontrak berjangka Bitcoin.

Untuk selanjutnya, EQUOS.io diharapkan agar dapat meluncurkan produk mata uang crypto lainnya yang lebih kompleks dan mudah, selain menawarkan produk Spots saja. Byworth juga menambahkan:

Di sisi lain yang lebih menarik dari (masalah pertukaran) derivatif (cryptocurrency ini), kami memiliki berbagai macam produk yang sulit untuk dipasarkan karena terkendala infrastruktur.

Byworth berharap pertukaran baru ini akan menutup kesenjangan infrastruktur yang ada. Sementara itu, peluncuran pertukaran crypto derivatif crypto hari ini hadir menjelang rencana Diginex untuk go public melalui listing NASDAQ dalam merger balik senilai $ 300 juta dengan kendaraan akuisisi khusus 8i Enterprises.

Lebih lanjut, rencana ini direspon positif dan sudah menerima persetujuan dari SEC setempat, serta diperkirakan akan berlangsung pada pertengahan September 2020 nanti.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini