Deutsche Bank: Bitcoin Sentuh $28,000 Akhir Tahun 2022

Naufal Muhammad

1st July, 2022

Analis dari Deutsche Bank menyatakan pandangannya mengenai prediksi harga Bitcoin di akhir tahun 2022 ini. Menurutnya, Bitcoin akan menyelesaikan tahun ini di harga $28,000 atau Rp418 Juta. 

Analis Deutsche Bank Prediksi Bitcoin $28,000 Akhir Tahun 

Menurut analis dari Deutsche Bank yaitu Marion Laoure dan Galina Pozdnyakov, Bitcoin akan mengalami apresiasi 30% menuju harga sekitar $28,000 hingga $30,000 di akhir 2022. 

Kedua analis itu menyatakan bahwa korelasi yang semakin kuat dengan indeks saham teknologi di Amerika yaitu Nasdaq 100 dan indeks saham S&P 500 adalah alasan dibalik potensi apresiasi kecil yang mungkin akan diperoleh Bitcoin di akhir tahun.

Mereka menyatakan bahwa S&P 500 memiliki potensi apresiasi yang akan mendorong Nasdaq 100 yang bisa menjadi faktor pendorong yang membuat pasar crypto bergerak naik.

Dalam prediksinya, kedua analis ini juga membuat pernyataan terkait kondisi Bitcoin sebagai aset saat ini. 

Mereka menyatakan bahwa saat ini crypto terutama Bitcoin, dinilai pasar layaknya berlian dan bukan emas. Jadi kekuatannya untuk melindungi kekayaan, dianggap telah hilang. 

Pernyataan tersebut didasarkan oleh kerugian yang terjadi tahun ini dimana harganya bergerak turun dibandingkan saham Amerika yang sedang volatil. 

Terakhir, kedua analis ini juga menyatakan bahwa untuk menstabilkan harga crypto merupakan hal yang berat karena belum ada model valuasi yang umum untuk crypto, tidak seperti pasar modal. 

Mereka juga mengingatkan adanya potensi koreksi harga lebih lanjut untuk Bitcoin dan crypto karena adanya “permasalahan sistem” yang membuat banyaknya “perpecahan”.

Kondisi Harga Bitcoin

Untuk saat ini Bitcoin terlihat sedang berusaha untuk bergerak pulih setelah mengalami koreksi signifikan dan sempat turun ke bawah $19,000. 

Koreksi ini disinyalir terjadi karena penolakan kembali ETF Bitcoin Spot, likuidasi beberapa perusahaan besar seperti Three Arrows Capital, dan peringatan inflasi tinggi dari Bank Sentral Amerika.

Berdasarkan data onchain MVRV Z-Score, terlihat bahwa Bitcoin sudah bergerak di zona dasarnya sehingga ada kemungkinan $20,000 menjadi batas pengaman yang kuat.  

Namun pergerakan ini masih perlu diamati lebih lanjut karena akan ada pengumuman data inflasi dan suku bunga acuan di Juli 2022. Kemudian berdasarkan grafik di atas, masih ada potensi harga Bitcoin turun karena zona batas bawah berada sekitar daerah $10,000.

Baca juga: Crypto Saat Resesi, Petaka atau Solusi?

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.