Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Compound Ethereum (COMP) Meluncur ke Rendah Bulanan Meski DeFi Booming

Wafa Hasnaghina     Monday, August 3 2020

Compound berbasis Ethereum (COMP) hadir sebagai token terpopuler pada bulan Juni lalu. Namun, ini tidak banyak berubah dalam lima minggu terakhir ini.

Dalam 24 jam terakhir, altcoin berbasis Ethereum ini turun sekitar 7% terhadap dolar AS. Tidak seperti Ethereum dan Bitcoin, ia belum mampu juga memulihkan sebagian besar kerugian yang ditimbulkannya selama flash crash kemarin.

Baca juga: Apa itu Compound? Panduan untuk Pemula!

Dengan penurunan terbaru ini, COMP berada di dekat posisi terendah multi-bulan-nya yang sebelumnya tidak pernah terjadi sejak peluncuran aset tersebut pada pertengahan Juni lalu. Comp berada pada harga saat ini di kisaran $128, aset ini juga turun sekitar 70% dari harga all-time-high-nya pada akhir Juni lalu.

Penurunan ini terjadi terlepas dari kenyataan bahwa Compound dengan tokennya COMP merupakan protokol DeFi terbesar kedua dan terus mendapatkan daya tarik. Bahkan, dari data DeFiPulse, ada sekitar $767 juta mata uang crypto yang dikunci dalam protokol tersebut.

Analis memperkirakan token COMP yang berbasis Ethereum ini akan semakin menurun seiring berjalannya waktu. Seorang trader menjelaskan “masalah dasar tata kelola Compound yang diberikan kepada publik, tidak terlalu masuk akal belakangan ini”. Kemungkinan penurunan akan ada di bawah $100:

“Saya hanya mengambil short pada $COMP, dasar-dasar ‘tata kelola’ yang diberikan pada publik, tidak terlalu masuk akan belakangan ini. Tidak mengejutkan ketika melihatnya nanti jatuh di bawah $100 kecuali adanya perbaikan model segera.”

Sentimen ini bermuara pada fakta bahwa perusahaan ini hanya dihargai jauh di bawah kapitalisasi pasar dari COMP itu sendiri.

Altcoin Terancam Jika Bitcoin dan Ethereum Terus Mengalami Volatilitas

Volatilitas lebih lanjut pada harga Bitcoin ini akan berdampak pada altcoin, termasuk Compound.

Nik Patel, penulis “An Altcoin Trader’s Handbook”, baru-baru ini mengatakan tentang prospek altcoin dalam pasar seperti ini: 

“Tidak akan mengejutkan jika dominasi BTC akan terus meningkat hingga mencapai all-time-high (menunggu breakout mingguan terkonfirmasi di atas $10.600) > break pada $20k dan juga menentukan bottom lainnya (seperti pada November / Des 2016 silam ) > mereka rally secara bersamaan seperti Maret-Juni 2017 lalu.”

Baca juga: 14 Triliun Dilikuidasi Setelah Bitcoin Tiba-Tiba Turun ke Level 150juta

Namun, trader lainnya mengatakan, Bitcoin dan Ethereum kemungkinan akan berkonsolidasi setelah flash crash ini. Lebih lanjut, ini akan dapat memicu gejolak pada altcoin lainnya, mengingat dana-dana tersebut akan mengalir dari arus besar kepada pemain-pemain yang lebih kecil.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini