Charlie Lee dari Litecoin: Crypto Terdesentralisasi ‘Harus Rentan Terhadap Serangan 51%’

By Aulia Medina     Saturday, January 12 2019

Cryptocurrency yang terdesentralisasi rentan terhadap serangan 51%, pencipta dari Litecoin (LTC) Charlie Lee menyatakannya dalam sebuah tweet pada 7 Januari.

Pada sebuah berita terbaru tentang aktifitas mining yang tidak biasa pada jaringan  Ethereum Classic (ETC) — yang banyak menyebut serangan 51%— Lee membagikan observasinya, menyatakan bahwa:

“Menurut definisi, sebuah cyptocurrency yang terdesentralisasi rentan terhadap 51% baik dari hashrate, stake, dan/atau sumber daya lain yang tidak dapat diperoleh tanpa izin. Jika crypto tidak bisa diserang 51%, maka itu berizin dan terpusat.”

Pernyataan Lee ditanggapi oleh tweet lainnya yang menyatakan “jika ini bukan serangan 51%, ini tidak terdesentralisasikan,” dari pengguna Twitter Crypto Tesla. Tweet itu dibuat untuk merespon pengumuman Coinbase yang telah mengungkapkan “reorganisasi rantai” dan pengeluaran ganda di blockchain ETC kemarin pada 7 Januari.

Pada 8 Januari, Coinbase memperbarui jumlah untuk melaporkan bahwa ada 12 tambahan reorganisasi yang termasuk pengeluaran tambahan berjumlah 219,500 ETC (kira-kira $1.1 juta).

Baca juga: Bitcoin Mendekati $3,850, Top Crypto Lainnya Mengalami Naik-Turun

Coinbase mengumumkan mereka sudah menangguhkan deposit dan penarikan dari ETC pada 5 Januari, dengan pembekuan yang jelas masih dalam tempatnya saat waktu press.

Pada 7 Januari, pengembang ETC membantah laporan bahwa konsodilasasi power pada kenyataanya 51% persen, menyatakan bahwa itu “kemungkinan mining yang egois” dan bahwa pengeluaran ganda tidak terjadi.

Kemudian, Tim ETC menyatakan dalam sebuah tweet bahwa peningkatan hashrate mungkin dikaitkan dengan percobaan mesin 1,400/Mh yang baru dengan application-specific integrated circuit (ASIC) pabrik Linzhi. Akan tetapi, direktur operasi Linzhi Shenzhen menyangkal klaim-klaim ini dalam sebuah tweet yang sudah dihapus.

Saat waktu press, tim ETC telah menahan diri dari menerapkan istilah “serangan 51%” terhadap kejadian itu. Salah satu tweet terbarunya adalah tentang masalah ini mulai hari ini mengulangi permintaan kepada seluruh crypto exchange dan mining pool secara signifikan meningkatkan waktu dalam semua pengeluaran dan deposit.

Sumber