CEO Circle: Bitcoin Tetap Tumbuh Meski Banyak Aset Baru

By Aulia Medina     Wednesday, June 26 2019

Jeremy Allaire, salah satu pendiri dan CEO perusahaan pembayaran Circle, percaya cryptocurrency non-berdaulat seperti bitcoin (BTC) akan terus melihat pertumbuhan meskipun akan terus ada bentuk-bentuk baru aset digital seperti Libra dan stablecoin Facebook.

Selama wawancara di Squawk Box CNBC pada 24 Juni, Allaire berpendapat bahwa lanskap cryptocurrency tidak akan berkembang dalam arah “yang menang yang akan mengambil alih”, tetapi lebih ke berbagai aset digital yang berbeda dengan berbagai tingkat otonomi dan regulasi akan digunakan secara luas oleh individu dan investor.

Allaire membuat satu perbedaan besar antara berbagai aset digital, stablecoin dan cryptocurrency berpemilik aset lainnya, misalnya koin Libra atau koin USD stablecoin yang dipatok dalam dolar terhadap cryptocurrency yang tidak berdaulat seperti bitcoin:

Baca juga: https://coinvestasi.com/berita/kontrak-perjanjian-sewa-harus-terdaftar-pada-blockchain-di-negara-ini/

“Individu dan institusi akan memiliki akun crypto keuangan di mana mereka akan memiliki semua aset yang berbeda dan dapat mengirim dan menerima semuanya. Ini tidak akan menjadi model ‘yang menang yang akan mengambil alih.’”

Allaire berpendapat bahwa untuk pembayaran setiap hari yang mungkin diperlukan dibayar dalam uang gaji mereka , atau untuk transaksi seperti pajak, cryptocurrency yang dipatok dengan fiat tetap akan terus melihat peningkatan adopsi. Regulator dan pemerintah akan — dan sudah — menemukan cara untuk memperkuat regulasi dari penerbit aset tersebut.

Meningkatnya perhatian terhadap bitcoin

Namun, disaat yang sama, CEO Circle tersebut mengatakan bahwa dia percaya meningkatnya perhatian dari nilai akan akses ke aset digital yang tahan sensor dan sangat aman seperti bitcoin — mata uang yang tidak berdaulat — akan memastikan pertumbuhannya yang berkelanjutan.

Allaire juga memberikan sudut pandangnya tentang momentum bullish pasar crypto yang diperbarui, mencatat pada bulan Desember — ketika pasar mencapai titik terendahnya di crypto winter- kami melihat investor dengan keyakinan jangka panjang mulai membangun posisi signifikan dalam aset digital inti.

Hal ini sekarang sedang didorong oleh meningkatnya fundamental teknologi cryptocurrency, munculnya platform ritel dan institusional, dan kerangka kerja peraturan baru yang mulai terbentuk, katanya.

Terakhir, ia mengusulkan bahwa blockchain baru seperti Libra diambil sebagai indikator/contoh bahwa crypto menjadi sebuah fenomena arus utama yang pada akhirnya akan mencapai miliaran orang.

Seperti diberitakan, baik pengganggu dan pemain lama — pendukung desentralisasi, perwakilan pemerintah dan bank sentral — telah menyampaikan pandangan beragam tentang dampak potensial dan desain mata uang digital Facebook yang baru diluncurkan, Libra.

Kemarin, seorang mantan penasihat ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia berpikir bahwa token digital akan menjadi tantangan bagi para bankir sentral.

Sumber