Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Blockchain Permudah Penyimpanan Hasil Test Covid-19

febrian surya     Tuesday, June 30 2020

Penyebaran Covid-19 yang berasal dari Wuhan, Tiongkok saat ini telah menginfeksi lebih dari 200 negara di dunia. Di mana, setiap negara sedang disibukkan dengan banyaknya test Covid-19 yang dilakukan untuk mengetahui apakah mereka terjangkit Covid-19 atau tidak.

Pasti kamu bertanya-tanya dari ribuan orang yang dilakukan test Covid-19 setiap harinya di suatu negara, tentu saja sangat menyulitkan dari sisi dokumentasi dari hasil test Covid-19. Namun, berkat adanya teknologi blockchain, riwayat pasien yang biasanya masih dicatat dengan cara-cara konvensional semakin disederhanakan melalui buku besar terdistribusi, hal ini sudah mulai diterapkan misalnya di rumah sakit Korea Selatan.

Hal ini pula yang dilakukan oleh Kadena LCC, mengumumkan peluncuran sebuah platform blockchain yang memungkinkan para profesional dan penyedia layanan kesehatan untuk mengirimkan dan menyimpan hasil test Covid-19 secara pribadi, penyerahan dan penyimpanan hasil test virus corona tersebut bisa diakses tanpa perlu menggunakan token Kadena dan juga dompet kripto.

Aplikasi blockchain ini untuk memudahkan pelacakan hasil test Covid-19 yang juga telah memenuhi aturan dari HIPAA dan menyediakan informasi pribadi kesehatan pribadi yang terenkripsi. Sehingga, hasil test Covid-19 yang dikirimkan melalui platform ini bisa  dapat dipercaya karena tidak dapat dipalsukan dan diubah, serta real-time.

Penyedia layanan kesehatan bisa mengirimkan hasil test Covid-19 ke platform Kadena dengan fitur QR Code, dan bisa melihat informasi pasien dan juga hasil test-nya.

Dengan adanya platform ini diharapkan pemerintah maupun penyedia layanan kesehatan bisa memanfaatkan aplikasi blockchain ini untuk memahami bagaimana penyebaran Covid-19 secara demografi. Karena salah satu kunci untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah mengetahui lebih jauh lagi terkait informasi peta penyebaran dari Covid-19, yang ditakutkan akan menjadi kluster penyebaran baru dan mengakibatkan adanya gelombang Covid-19 berikutnya yang lebih parah lagi. Sehingga, pemerintah bisa langsung menindaklanjuti bila ada satu orang dari satu wilayah yang baru mencatatkan konfirmasi positif Covid-19 untuk dilakukan pelacakan apakah pernah berkumpul dengan para penderita Covid-19 atau tidak.

Hal ini bisa semakin meringankan tugas para petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam memerangi Covid-19 di seluruh dunia. Selain itu, banyaknya spesimen yang dilakuakn test setiap harinya akan lebih mudah terdata dan tersimpan secara aman di platform Kadena.

Sumber